Semarang – bedanews.com – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-111 di wilayah Kodim 0735/Surakarta yang terpusat di Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan Kota Surakarta terus dikebut.
Meskipun cuaca tidak menentu, Anggota Satgas TMMD bersama Ormas Pemuda Pancasila dan Linmas serta Warga Masyarakat bahu membahu menyelesaikan sasaran fisik pembanguan talud.
Sasaran fisik berupa pembangunan talud di Kali Brojo yaitu sepanjang 40 meter dan tinggi 5 meter. Disamping itu sasaran lainnya adalah pavingisasi jalan sepanjang 112 meter, pembuatan gazebo serta kegiatan non fisik lainnya.
Pembangunan talud yang telah dirancang sejak 2017 oleh Pemkot Surakarta ini bertujuan untuk mengantisipasi longsor dan banjir. Kondisi talud lama sudah retak dan banyak rumah warga yang berhimpitan dengan tanggul sehingga apabila talud ambrol sangat membahayakan rumah warga. Selain terkikisnya bagian dinding tanggul saat terjadi peningkatan volume air sungai, sampah juga menjadi masalah lainnya di sungai Brojo. Hal ini tentu sangat rawan sekali bagi hunian warga di sepanjang tepian sungai. Untuk itu, para prajurit Satgas TMMD bersama warga melaksanakan pembangunan sekaligus pembersihan sungai Brojo agar warga merasa lebih nyaman dan aman.













