BANDUNG.BEDAnews.com – Refocusing kegiatan dan realokasi anggaran APBD tanpa adanya pembicaraan lebih dahulu dengan lembaga legisalatif atau DPRD sebagai bagian dari perencana dan pembahas anggaran, dinilai bikin repot, karena berkaitan dengan target-target yang telah ditentukan dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah).
Hal ini disampaikan Anggota Badan anggaran DPRD Provinsi Jawa Barat Drs. H. Daddy Rohanady kepada BEDAnews.com melalui handsetnya . Selasa (8/6/2021).
Ini repot juga, karena kaitannya bukan apa-apa tetapi pada target-terget yang telah ditentukan dalam RPJMD, Kan ini sudah ada target, dukungan anggaran ini pasti berkaitan dengan target yang sudah kita sepakati dalam RPJMD. “Kalau kemudian ini dipangkas. Tak..Tak.. Tak…pasti targetnya tidak akan tercapai, bisa dipastikan. !” Sebutnya.











