Pada 2 Februari 2021 Presiden Joko Widodo resmi menghapus Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) dari daftar bahan berbahaya dan beracun atau Limbah B3. Kebijakan ini tertuang di dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 22 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Usulan mengeluarkan limbah FABA dari daftar limbah B3 datang dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Sebanyak 16 asosiasi Apindo sepakat mengusulkan penghapusan tersebut karena beberapa hasil uji menyatakan FABA bukan limbah B3.
Salah satunya dikemukakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), bahwa hasil pengujian limbah abu batu bara hasil pembakaran PLTU memperlihatkan tidak memenuhi syarat kategori bahan berbahaya. Meski demikian, pihaknya tetap akan memantau pengelolaan limbah non-B3. (merdeka.com, 15/3/2021)













