KAB. BANDUNG – Banjir yang kerap merendam Rancaekak, Kabupaten Bandung merupakan kiriman dari Sumedang. Sebab di Kota Tahu itu, telah terjadi kerusakan lingkungan.
Hal itu diungkapkan anggota DPRD Kabupaten Bandung, Dedi Saepul Rohman, SH., di Rancaekek, Kabupaten Bandung, Minggu (7/2/2021).
Menurut Dedi, rusaknya lingkungan di Sumedang akibat pembangunan yang kurang sesuai dengan tata ruang wilayah dan mudahnya Pemkab Sumedang dalam mengeluarkan perijinan.
“Akibat pembangunan yang dilakukan di Sumedang, saat hujan air dan lumpur langsung masuk Sungai Cikeruh, itu yang memicu banjir di Rancaekek, karena Cikeruh jadi dangkal akibat lumpur,” kata Politisi Partai Gerindra ini.
Atas dasar itu, Dedi berharap, Cikeruh harus jadi perhatian Balai Besar Wilayah Sungai ( BBWS) Citarum, minimal menyediakan satu unit backhoe di kawasan Rancaekek.













