Cimahi, BEDAnews-
Tujuh orang siswa SD Cibabat Mandiri 3 Kecamatan Cimahi Utara terpaksa gigit jari karena tak bisa mendaftarkan diri sebagai siswa baru di SMP Negeri 10 melalui jalur prestasi. Ada tujuh siswa lulusan SD Cibabat Mandiri 3 yang akan mendaftarkan diri melanjutkan jenjang pendidikannya. Ketujuh siswa tersebut adalah atlet prestasi Kota Cimahi dari Cabang Sepakbola sesuai dengan surat keterangan atau rekomendasi dari KONI Kota Cimahi. “Mereka adalah atlet sepakbola yang tergabung dalam Pengcab PSSI Kota Cimahi,” terang Sekretaris KONI Kota Cimahi Elvis Pongsapan dalam surat bertanggal 24 Juni 2014.
Ketujuh siswa tersebut pada 25 Juni 2014 mendatangi SMP Negeri 10 Kota Cimahi untuk mendaftarkan diri sebagai calon siswa baru, namun ditolak oleh Kepala Sekolah M Yunus, lalu disuruh mendatangi Disdik Kota Cimahi. Saat di Disdik Kota Cimahi mereka diarahkan kembali ke sekolah yang dituju. “Kemarin kami mendatangi Disdik untuk minta penjelasan hal ini, tapi oleh Disdik disuruh ke sekolah lagi,” kata Rivaldo salah seorang siswa, Kamis (26/6).
Saat dikonfirmasi Kepala SMPN 10 Cimahi M Yunus sedang tidak ditempat. Menurut salah seorang staf SMP 10 Deka, pihaknya tidak bisa menerima tujuh siswa itu karena prestasi yang diraih oleh siswa bukan kegiatan yang digelar oleh Disdik Kota Cimahi. Namun saat diminta Juklak dan Juknis tentang hal itu, mereka mengaku belum mendapatkan edarannya dari Disdik Kota Cimahi.
Kepala Seksi SD dan SMP Disdikpora Kota Cimahi Zaeni membantah jika pihaknya belum memberikan pemberitahuan kepada pihak sekolah, karena hal itu sudah dilakukan rapat dengan para kepala sekolah bertempat di SMPN 2 Cimahi. “Kemaren (Rabu, red) kami sudah membahas permasalahn tersebut di SMPN 2 Cimahi, bahkan hal itu sudah disosialisasikan,” ulasnya.
Selain itu, kata Zaeni, Disdikpora Kota Cimahi menganggap yang bisa ikut serta mendaftyarkan diri sebagai calon siswa baru melalui jalur prestasi adalah siswa yang mendapatkan predikat juara dari kegiatan O2SN mulai dari tingkat kota.









