• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, September 21, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป 30 Tahun Ma Acih Bertahan di Kuburan

30 Tahun Ma Acih Bertahan di Kuburan

Asep Budi by Asep Budi
15 Desember 2013
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Cimahi, BEDAnews-

Bagi sebagian orang kuburan mungkin tempat yang  menakutkan apalgi jika harus tinggal disana selama puluhan tahun. Namun tak demikian dengan Ma Acih (78) warga RT 02/18 Kelurahan Leuwigajah kecamatan cimahi Selatan. Karena kemiskinannya, nenek asal  Baros Seneng Kelurahan Utama ini terpaksa harus bertahan di rumah yang dibangun diatas kuburan. “30 tahun lalu saya bersama almarhum  suami membeli kandang domba yang ada di kuburan ini seharga Rp 20 ribu lalu kami  gunakan untuk tempat tinggal, karena kebutuhan lalu kami perlebar untuk dijadikan rumah tinggal “ kata nenek beranak enam ini.

Dikatakan Acih, dia bersama keluarga tak merasa takut meskipun ada beberapa kuburan didalam rumahnya. Hal itu karena dia dan keluarga harus tetap bertahan ditengah panasnya  terik matahari dan guyuran hujan. Usai ditinggal almarhum suaminya, Acih menghidupi keluarganya dengan berjualan lotek. “ Meskipun saya punya anak tapi saya tetap ingin bertahan disini karena tidak mau menyusahkan anak dan menantu, dari jualan lotek saya bisa mendapatkan keuntungan Rp 20 ribu  untuk makan sehari-hari,” ujar Acih Minggu (15/12).

Sedangkan Ade Karyana, (30) keluarga Ma Acih mengatakan, kondisi keluarganya ini sempat diekspos media massa pada 2009 lalu, malahan beberapa anggota DPRD Kota Cimahi pernah datang melihat kondisi rumah Ma Acih, dan menjanjikan untuk membantu perbaikan rumah Ma Acih, namun sudah empat tahun berlalu, tak ada realisasinya. “Sebagian tanah yang dibangun rumah Ma Acih adalah hak miliknya hasil pemberian mertua Ma Acih, sebagian lagi merupakan tanah wakaf keluarga yang  dijadikan lahan  kuburan,” kata Ade.  (bun).

BeritaTerkait

Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026

20 September 2026

Sambut HUT TNI ke-81, Kodim 1710/Mimika Gelar Bakti Kesehatan

20 September 2026
Previous Post

Aktivis Cimahi Tolak Intervensi Oknum Anggota Dewan Sumedang

Next Post

Sebanyak 70 Pendonor Darah Kota Bandung Akan Raih Penghargaan Presiden

Related Posts

TNI-POLRI

Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026

20 September 2026
TNI-POLRI

Sambut HUT TNI ke-81, Kodim 1710/Mimika Gelar Bakti Kesehatan

20 September 2026
TNI-POLRI

Kodim 1710/Mimika Rampungkan Jembatan Beton di Kelurahan Pasar Sentral

20 September 2026
TNI-POLRI

TNI Raih Empat Rekor MURI Melalui Berbagai Kegiatan Bersama Masyarakat

20 September 2026
TNI-POLRI

TNI Bagikan 22.000 Porsi Makanan Gratis Untuk Masyarakat pada TNI Fair 2026 Di Monas

20 September 2026
TNI-POLRI

Panglima TNI Pantau Bakti Kesehatan TNI Serentak Diseluruh Indonesia

20 September 2026
Next Post

Sebanyak 70 Pendonor Darah Kota Bandung Akan Raih Penghargaan Presiden

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021