Bandung, BEDAnews
Walikota Bandung, M Ridwan Kamil, bersama Direktur Jenderal Sumber Daya Air, Mohammad Hasan, di Kawasan Babakan Siliwangi, Minggu (27/10/2013) melakukan peletakan batu pertama Pembangunan Revitalisasi Sungai Cikapundung Kawasan Babakan Siliwangi hingga Bendung Leuwi Beurit, yang rencananya dibuat menjadi beberapa tahap.
Tahap pertama pembangunan 100 meter akan rampung selama tiga bulan kedepan dengan anggaran APBN sekitar Rp. 3,2 milyar, “Tahap berikutnya 100 meter dari titik ini ke utara, seluruhnya sekitar 200 meter, pekerjaan tahap satu akan dikerjakan dalam tiga bulan,” terangnya.
Menurut Ridwan, pada Januari 2014 diperkirakan area ruang publik yang ramah lingkungan dapat dipersembahkan bagi warga Bandung, memiliki dua plaza didalamnya tercakup sarana edukasi, rekreasi, olah raga dan memberi peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar, karena memiliki berbagai fasilitas Aphiteather, Jogging Track, Sclupture Area, Natural Area, Komersial Spot, juga Education Area.
“Selama ini air sungai selalu hilang dalam kegiatan pandangan mata sebagian besar warga Bandung karena selalu dijadikan daerah belakang, saat ini kita berikan kehormatan sebagai daerah wajah depan, mimpi besar selalu dimulai dengan langkah pertama dan inilah langkah pertama kita, dalam dua atau tiga bulan tahap pertama sudah bisa selesai,” katanya.
Ia meyakini pembangunan di kawasan tersebut akan menjadi percontohan nasional karena memiliki desain juara, tidak menggunakan desain asal-asalan, “karena saya sebagai walikota turun langsung dan menjamin kualitasnya kelas juara, karena sayang yang dipergunakan uang rakyat jadi harus dikembalikan lagi dalam bentuk yang terbaik,” katanya. (BD)











