Bandung, BEDAnews
Pemerintah kota Bandung menggelar peringatan hari anak nasional yang jatuh pada tanggal 23 juli. Namun di tingkat kota Bandung, hari anak nasional baru diperingati pada hari ini, Kamis (29/08/2013).
Mengawali acara tersebut Ketua Pelaksana Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Kota Bandung Nunung Surtini, menyampaikan bahwa menyiapkan generasi muda yang berkualitas sebagai penerus dan pewaris bangsa berarti membangun dan mensejahterakan kehidupan anak sedini mungkin sehingga mewujudkan anak sebagai generasi penerus yang berkualitas bagi bangsa. “Anak merupakan awal mata rantai manusia yang sangat menentukan wujud dari kehidupan suatu bangsa pada masa depan,” ujarnya.
Sementara itu Walikota Bandung Dada Rosada dalam sambutannya yang disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ubad Bachtiar mengatakan bahwa melalui pendidikan, diharapkan anak-anak lebih sadar akan pentingnya hidup bersih dan sehat. “Saya berharap dengan pendidikan anak-anak lebih mengenang dan terbiasa hidup bersih dan sehat,” ujarnya.
Menurut Ubad, peringatan hari anak nasional tahun ini dimaknai sebagai penguatan peran keluarga agar menjadi institusi yang bisa diandalkan untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing.
Untuk itu ia berharap orang tua dapat mendorong anaknya agar sekolah minimal tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) karena untuk sampai ke jenjang tersebut pemerintah memudahkan siapapun untuk mencapainya.
jika orang tua kurang optimal mendidik anak maka pilihan terbaik adalah menitipkan kepada lembaga-lembaga pendidikan anak usia dini yang menyediakan lingkungan belajar dan bermain untuk anak-anak.
Upaya ini jauh lebih cerdas dibanding dengan memaksakan keinginan orang tua yang belum tentu bisa diterima baik oleh anak-anak. Apalagi mebiarkan tumbuh di lingkungan yang tidak jelas atau mentelantarkan di jalanan, paparnya.
Lebih lanjut Ubad juga berharap dengan adanya Peringatan Hari Anak ini dapat memberikan semangat untuk meningkatan kepedulian terhadap para anak sebagai pemilik masa depan bangsa yang diwujudkan dengan penghormatan atas hak-hak mereka.
“Adalah hak mereka untuk belajar, bermain, dan berinteraksi dengan lingkungan dengan cara yang positif sehingga terus berjuang agar anak-anak dapat menyongsong masa depan dengan penuh optimisme yang sejalan dengan kota Bandung sebagai kota jasa yang bermartabat,” tambahnya.
Diakhir acara, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ubad Bachtiar menyerahkan secara simbolis penghargaan dari Pemerintah Kota Bandung kepada anggota masyarakat dan anak-anak yang telah banyak berjasa dan memberikan kontribusinya pada dunia anak. (BD)











