Cimahi, BEDAnews-
Tak banyak wanita yang mau bergelut dengan buku, namun tak demikian dengan Poppy Meysari . Wanita asal Cimahi ini sudah sejak sepuluh tahun lalu bergerak didunia pendidikan dengan menjadi distributor buku Matematika ke sejumlah sekolah di Indonesia.
Dia bercerita, banyak sukanya saat melakukan aktivitas usaha yang sudah digelutinya ini. Berdmodalkan kepercayaan keluarganya,akhirnya wanita yang tercatat sebagai Bakal Calon Anggota Legislatif dari Partai Hanura ini mampu mengembangkan usahanya dengan menjadi distributor buku pelajaran Matematika untuk siswa SD, SMP dan SMA. “Ada kenikmatan tersendiri tatkala saya melakukan aktivitas usaha ini, selain menjadikan sebuah profesi, namun juga bisa berbagi ilmu dengan masyarakat, lebih mengenal dunia pendidikan dan tahu kondisi sekolah diberbagai pelosok tanah air,” ujarnya, disela-sela pembekalan Bacaleg Partai Hanura, Minggu (7/7).
Dibantu 50 orang karyawannya yang berasal dari kalangan kurang mampu, perusahaannya ini mulai berkembang. Tak hanya di Pulau Jawa, distribusi buku Matematika yang digeluti Poppy juga merambah ke Sumatera, Jawa dan Kalimantan. “Saya merasa senang bisa memberdayakan 50 warga yang kurang beruntung untuk menjadi sales buku yang saya produksi ini, selain bisa membuka lapangan kerja, ternyata ada hal yang bisa dipetik hikmahnya, karena semangat mereka untuk bekerja juga sangat tinggi, “ ujar wanita yang tercatat sebagai Mahasiswi S2 Sekolah Tinggi Hukum Bandung ini.
Dikatakan Poppy, saat menjalankan usahanya sebagai distributor buku, dia mengaku bisa langsung berkomunikasi dengan para guru, dan lebih mengenal kondisi sekolah dipelosok-pelosok tanah air. Apalagi jika sudah bisa membantu siswa yang mampu meraih nilai tinggi, walaupun asalnya nilai matematikanya rendah.
Tentang aktivitasnya di Partai Hanura, Poppy mengaku selain lebih mengenal tokoh partai ini dari beberapa sumber seperti buku, Koran, majalah atau dunia maya, ketertarikannya terjun di politik juga karena latar belakang pendidikannya yang berkaitan dengan dunia politik. “Sudah saatnya saya lebih serius di dunia politik ini, untuk lebih mengembangkan potensi dan membantu masyarakat, khususnya di dunia pendidikan,” ujar wanita asal Cimahi ini mengakhiri obrolan. (Bubun M)











