Bandung, BEDAnews
Kegiatan pembinaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UP2KS) kota Bandung, merupakan hal yang rutin dilakukan oleh Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kota Bandung, namun yang berhubungan dengan permodalan, baru kali ini.
“Pembinaan UP2KS yang berhubungan dengan permodalan pernah dilakukan beberapa tahun yang lalu dan baru kali ini di mulai lagi, setelah ada kerjasama dengan salah satu baitul mal,” jelas Kepala BPPKB Kota Bandung, Popong W. Nuraeni, saat kegiatan fasilitasi permodalan, Senin (10/6) di Aula Koperasi Rukun Ikhtiar, Jalan Otista 435 Bandung.
Untuk pesertanya sendiri, menurut Popong adalah anggota UP2KS yang merupakan peserta KB aktif maupun calon peserta KB aktif yang berasal dari keluarga Pra KS atau KS 1. “Tetapi dari KS 2 dan KS 3 pun ikut terlibat untuk memberikan motivasi dan dorongan,” ujarnya.
Menurutnya, UP2KS yang akan diberikan bantuan, menggunakan sistem bagi hasil dan tidak menggunakan agunan. Sedangkan besarannya nanti ditentukan oleh kegiatan atau jenis usahanya. “Usaha mereka itu bermacam-macam, mulai kuliner sampai dengan cenderamata,” ucapnya.
Popong berharap, ke depannya berencana akan bekerjasama dengan Dinas KUKM, Perindustrian dan Perdagangan untuk memberikan pelatihan mengenai cara pengemasan barang dan mencari akses pembeli. (Bd)











