• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Jalan Dua Desa Guranteng Dan Nangewer, Seperti Kubangan Kerbau

Jalan Dua Desa Guranteng Dan Nangewer, Seperti Kubangan Kerbau

Asep Budi by Asep Budi
10 Mei 2013
in Tak Berkategori
6
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tasikmalaya, BEDAnews

Jalan yang menghubungkan dua desa Nangewer dan Guranteng kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya, lebih cocok dikatakan seperti kubangan kerbau, karena jalannya yang berlubang, amblas dan sudah tidak kelihatan bentuk jalannya melainkan seperti sungai dengan genangan air hujan yang memenuhi jalan tersebut.

Kepala Desa Guranteng, Nunu Supiatna, ketika dikonfirmasi Bedanews.com, Jum’at (10/5) mengatakan, pihaknya sudah beberapa kali mengajukan proposal sejak tahun 2011 s/d sekarang.

“Setiap Musrembang, kami ajukan untuk perbaikan jalan sepanjang 6 kilo 600 m dari Cipicung sampai Cisema yang juga merupakan jalan kabupaten yang biasa dilintasi masyarakat yang menuju Ciamis dan Majalengka, tapi sampai saat ini belum ada tanggapan dari pemerintah,” jelasnya.

Menurut Nunu, sudah hampir 5 tahun sebanyak 2000 penduduk desa Guranteng mendambakan jalan yang bagus untuk dilalui sehingga bisa memperlancar perekonomian masyarakat.

Senada dengan desa Guranteng, Kepala Desa  Nangewer Asep Cahya Waluya, lewat telepon selulernya kepada Bedanews.com memaparkan, jalan sepanjang 1,7 Kilometer yang merupakan batas desa Guranteng dan Nangewer rusak berat, sampai saat ini belum ada tanggapan atau bantuan dari pihak berwenang, padahal sudah beberapa kali kami mengajukan proposal. Bahkan karena parahnya jalan tersebut banyak terjadi kecelakaan bahkan sampai menelan korban, katanya.

Masyarakat Desa Nangewer sering mengeluhkan kondisi tersebut bahkan sampai berdemo tetapi pemerintah masih belum memberikan respon padahal yang melewati jalan tersebut bukan hanya masyarakat Guranteng dan Nangewer saja sehingga moto gerbang desa belum bisa dirasakan oleh kedua desa.   Harapan dari kedua desa agar pemerintah menanggapi keluhan kami dan secepatnya bisa memperbaiki jalan. (ANTON/ENDANG SUDRAJAT)

BeritaTerkait

Estafet Kepemimpinan Kodim 0733/Kota Semarang, Kolonel Inf Priyo Handoyo Serahkan Jabatan kepada Letkol Inf Khusnun Dwi Putranto

8 November 2026

PRAHARA KETIGA: KETIKA NEGARA TERANCAM DARI JANTUNG KEKUASAAN

8 November 2026
Previous Post

Pentas Seni Dan Teater Jalanan, Ramaikan Lomba Baca Puisi Tingkat Jabar

Next Post

Jalan Desa Bojong Salam, Kini Nyaman Sesudah Diperbaiki

Related Posts

TNI-POLRI

Estafet Kepemimpinan Kodim 0733/Kota Semarang, Kolonel Inf Priyo Handoyo Serahkan Jabatan kepada Letkol Inf Khusnun Dwi Putranto

8 November 2026
Ragam

PRAHARA KETIGA: KETIKA NEGARA TERANCAM DARI JANTUNG KEKUASAAN

8 November 2026
TNI-POLRI

PENYELAM TNI AL DAN TIM GABUNGAN BERHASIL EVAKUASI FDR DAN EKOR HELIKOPTER MI-17V5 HA-5235

8 November 2026
TNI-POLRI

Pantang Menyerah, Satgas TMMD Ke-130 Bersama Masyarakat Lanjutkan Pembangunan Jembatan

8 November 2026
TNI-POLRI

Penekanan Katim Wasev TMMD Ke-130 : Pentingnya Menjaga Solidaritas dan Kekompakan dengan Masyarakat

8 November 2026
TNI-POLRI

Kodim Banyumas Rampungkan Pembangunan Jalan dan Perluas Akses Air Bersih

8 November 2026
Next Post

Jalan Desa Bojong Salam, Kini Nyaman Sesudah Diperbaiki

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021