Bandung, BEDAnews
Ribuan Guru dan siswa dari berbagai jenjang Pendidikan serta seluruh jajaran Kepala Dinas dan Camat dan segenap komponen Pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Bandung mengikuti upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Kamis (02/01) di Plaza Balai Kota Bandung Jl. Wastukencana No 2 dengan Walikota Bandung Dada Rosada bertindak sebagai Pembina Upacara.
Dalam sambutannya Walikota Bandung Dada Rosada menyampaikan sambutan dari Menteri Pendidikan Mohammad Nuh yang menyampaikan permintaan maafnya berkaitan dengan kendala-kendala yang muncul pada segi teknis dan manajemen saat pelaksanaan UN (Ujian Nasional) tahun ini.
Dada juga menyampaikan bahwa menteri pendidikan Mohammad Nuh meminta pada Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan untuk mendirikan pos-pos anti DO (Drop Out). Terkait dengan kegiatan Pendidikan Kota Bandung Dada mengatakan bahwa Pemerintah Kota Bandung telah menyelesaikan 11 komponen Pembangunan Infrastruktur, Belajar Mengajar dan Pendidikan.
“Pemerintah Kota Bandung telah menyelesaikan 11 komponen masalah yang berkaitan dengan Akselerasi Pendidikan , yang diantaranya dimulai dengan Kesejahteraan Guru kemudian Status Guru, Orang Tua yang tidak menyekolahkan anaknya serta Siswa yang Drop Out, dimana sejalan dengan kebijaksanaan Menteri Pendidikan,” ungkap Dada.
Lebih lanjut Dada mengatakan bahwa jalannya Pendidikan pada Masyarakat juga merupakan saran pengubah status Sosial bagi mereka sendiri, karena sejalan pula dengan pendidikan yang diraih oleh masyarakat maka naik pula status sosial serta SDM (sumber Daya Manusia) masyarakat itu sendiri.
Berkaitan dengan instruksi Menteri Pendidikan tentang DO, Dada juga mengatakan bahwa Pemerintah Kota Bandung sudah melaksanakannya sejak tahun 2004. Untuk Lomba rintisan pendidikan 12 Tahun yang di prakarsai oleh Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung malah sudah sampai ke Taraf hingga SMA.











