Garut, BEDAnews
Strategi penyelenggaraan pendidikan di UPTD Pendidikan Kecamatan Leles kabupaten Garut, berorientasi kepada mutu dengan kebijakan, diantaranya menuntaskan program pendidikan dasar dengan memberikan kemudahan bagi anak usia sekolah agar tetap bersekolah, membuka peluang terwujudnya biaya pendidikan terjangkau dan berkualitas, serta mulai mengimplementasikan program wajib belajar dua belas tahun.
Berbagai upaya dilakukan untuk memajukan pendidikan, khususnya di lingkungan SD yang dibawa naungan UPTD Kecamatan Leles Kabupaten Garut, dalam berbagai kegiatan Seleksi Prestasi dan Kreatifitas Siswa dan Guru serta Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional.
Sehingga semua SDN di Kecamatan Leles Kabupaten Garut bersaing untuk meraih prestasi tinggi baik ditingkat kecamatan, kabupaten maupun nantinya utusan Provinsi, demikian diungkapkan Kepala UPTD Pendidikan kecamatan Leles kabupaten Garut, Hetty Yanti, S.Sos., M.Si., yang didampingi Kasubag TU Obos Basari, S.Pd saat ditemui Bedanews.com, Kamis (2/5/2013).
Hetty berharap, siswa/siswi tingkat SD dikecamatan dapat berhasil meraih prestasi baik dibidang ekskul maupun dibidang mata pelajaran lainya, di tingkat kabupaten, Prvinsi maupun tingkat nasional, yang akan digelar pada tahun selanjutnya. Sedangkan untuk mencari bibit, kedepannya pihak sekolah akan terus melakukan pembinaan secara bersama-sama baik dengan guru, orang tua siswa maupun masyarakat sendiri.
Sementara itu, Kasubag TU Obos Basari menambahkan, penyelenggaraan SPKS/SPKGS merupakan salah satu bentuk evaluasi sejauhmana proses KBM di Kecamatan Leles. Baik bagi para kepala sekolah, Guru, maupun siswa itu sendiri. Pasalnya dalam kegiatan tersebut tidak hanya diikuti oleh siswa sendiri, namun diikuti oleh semua Guru dan para kepala sekolah. (Yanti)











