Bandung, BEDAnews
Bandung Clothing Expo kembali hadir di Kota Bandung pada 26-28 April 2013 yang bertempat di Lapangan Gasibu Bandung. Acara yang digagas Lian Mipro dan J-KOM ini sebagai sarana pendukung kreativitas yang masing-masing diwakili industri clothing, musik, BMX Freestyle, Skate Board, dan lainnya. Sedikitnya 250 brand clothing lokal dan 200 band meramaikan kegiatan bertema ‘Scary Oh Scary‘ ini.
“BandCloth 2013 ini juga akan menghadirkan band asal Inggris, Dragon Force,” ujar Soni Sonjaya, selaku penyelenggara BandCloth! 2013, kepada wartawan di Nanny’s Pavillon, Selasa (23/4).
Harga tiket sendiri sebesar Rp. 20 ribu yang sebagiannya akan disumbangkan untuk korban banjir di Bandung Selatan, sebagai bentuk kepedulian dari Lian Mipro dan J-KOM. “Jangan ada kesan kita bergembira, sementara saudara kita yang lain sedang bersedih karena banjir. Dan kita ikut prihatin atas kondisi mereka,” ucap sosok yang akrab disapa Bebek itu.
Sebenarnya, diakui Bebek, pihaknya tidak ingin menggunakan Gasibu sebagai lokasi kegiatan mengingat tempat itu adalah area publik. Namun keterbatasan tempat untuk menyelenggarakan event seperti ini di Bandung, membuatnya tidak memiliki pilihan lain. “Kami ingin Bandung memiliki tempat exhibition yang representatif,” paparnya.
Dalam event ini akan ditampilkan 200 grup musik dan 250 brand clothing. Grup musik yang akan tampil diantaranya The S.I.G.I.T, Pure Saturday, Rosemary, White Shoes & The Couples Company, Efek Rumah Kaca, dan band asal Inggris, Dragon Force. “Bedanya adalah band asal Inggris sebagai gimmick,” jelas Bebek saat disinggung perbedaan BandCloth tahun ini dan sebelumnya. (Lanie)











