• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, September 21, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Gunung Guntur di Garut Kritis, PVMBG Terus Lakukan Antisipasi

Gunung Guntur di Garut Kritis, PVMBG Terus Lakukan Antisipasi

Asep Budi by Asep Budi
23 April 2013
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Garut, BEDAnews

Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono menyatakan kondisi Gunung Guntur Kabupaten Garut Jawa Barat sudah beberapa kali mengalami kondisi kritis ditandai dengan adanya gempa tremor secara terus menerus.

“Ini kritis, apalagi 150 tahun tidak pernah meletus," kata Surono saat meninjau langsung Pos Pengamatan Gunung Guntur Kampung Cukangkawung, Desa Sirnajaya, Kecamatan Tarogong Kaler.

Hingga saat ini dilakukan langkah antisipasi terhadap Gunung Guntur tersebut. Ia mengatakan hasil pengamatan gempa tremor Gunung Guntur sudah terjadi sebanyak tiga kali berawal sejak ditingkatkannya status normal menjadi waspada.

Saat ditemui Bedanews.com dilokasi gunung Guntur kemarin, Surono mengungkapkan gempa tremor terjadi kembali secara terus menerus dan terakhir, tercatat hingga pukul 13.00 WIB kembali terjadi tremor. Ia menjelaskan jika status Gunung Guntur menunjukan aktivitas tremor berarti perlu diwaspadai khawatir akan terjadi letusan seperti gunung aktif lainnya.

“Ini adalah babak terakhir meletus, di gunung api lain kalau sudah tremor, itu sudah meleduk," jelasnya. Namun tremor itu, kata Surono, belum dapat membuat Gunung Guntur meletus karena ada faktor lain seperti adanya penyumbatan di puncak gunung yang mampu menahan energi letusan.

Menurut dia, jika terjadi letusan gunung terbesar di Garut itu diperkirakan akan berlangsung hingga satu bulan. Letusan Guntur itu punya sejarah besar, itu yang saya khawatirkan, mudah-mudahan kritis ini tidak menjadi letusan, katanya.

Ia merekomendasikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar segera melakukan upaya meningkatkan pendidikan tanggap bencana kepada masyarakat untuk mengurangi dampak resiko bencana.

Upaya BPBD itu, kata Surono sebagai antisipasi apabila benar terjadi letusan, maka masyarakat sekitar Gunung Guntur dapat mengungsi ke lokasi radius aman. "Risikonya bisa dikurangi bagaimana mengantisipasinya, ke arah mana mengungsinya, saya minta BPBD mendidik dan melatih masyarakat mau berbagi ruang dan waktu andaikan gunung meletus," katanya. (Yanti)

BeritaTerkait

Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026

20 September 2026

Sambut HUT TNI ke-81, Kodim 1710/Mimika Gelar Bakti Kesehatan

20 September 2026
Previous Post

Longsor di Tasikmalaya, Dua Orang Terluka

Next Post

STP Bandung Buka Kesempatan Kaum Disable

Related Posts

TNI-POLRI

Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026

20 September 2026
TNI-POLRI

Sambut HUT TNI ke-81, Kodim 1710/Mimika Gelar Bakti Kesehatan

20 September 2026
TNI-POLRI

Kodim 1710/Mimika Rampungkan Jembatan Beton di Kelurahan Pasar Sentral

20 September 2026
TNI-POLRI

TNI Raih Empat Rekor MURI Melalui Berbagai Kegiatan Bersama Masyarakat

20 September 2026
TNI-POLRI

TNI Bagikan 22.000 Porsi Makanan Gratis Untuk Masyarakat pada TNI Fair 2026 Di Monas

20 September 2026
TNI-POLRI

Panglima TNI Pantau Bakti Kesehatan TNI Serentak Diseluruh Indonesia

20 September 2026
Next Post

STP Bandung Buka Kesempatan Kaum Disable

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021