Garut, BEDAnews
Bupati Garut H. Agus Hamdani, meminta agar seluruh aparatur birokrasi di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Garut, untuk secepatnya melakukan berbagai langkah antisipatif terkait dengan kemungkinan terjadinya bencana meletusnya Gunung Guntur.
Semua stake holder, terutama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Para Camat, Lurah, dan Kepala Desa yang berdekatan dengan Gunung Guntur terus melakukan pemantauan dan meningkatkan kewaspadaan, selain itu masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan.
Demikian dikatakan Agus dalam rapat koordinasi Pemerintahan (Rapat Negeri) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Garut, di Gedung Pendopo yang di hadiri para Kepala SKPD, serta instansi dan unsur terkait lainya.
Pada Rakor yang juga sekaligus acara sosialisasi “Sensus Pertanian 2013” tersebut, Bupati Agus mengatakan, hal tersebut sangat penting untuk secepatnya dilakukan sebagai bentuk antisipasi, dan upaya meminimalisir dampak dari kemungkinan terjadinya bencana, tapi mudah-mudahan hal itu tidak terjadi.
Bupati Garut mengharapkan, sosialisasi mengenai kemungkinan meletusnya Gunung Guntur, serta kemungkinan bahaya yang ditimbulkannya, dapat dilakukan secara massif. “Jangan biarkan masyarakat resah dan mendapatkan informasi sendiri, dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, yang memungkinkan terjadinya kepanikan, serta ketidaktahuan dalam mengambil langkah-langkah untuk melakukan penyelamatan”.
Sebar luaskan informasi tentang zona-zona atau wilayah-wilayah yang masuk katagori daerah berbahaya, jalur evakuasi dan lokasi yang akan dijadikan tempat pengungsian atau tempat tinggal sementara, bilamana kejadian terburuk terjadi. “Pastikan masyarakat mengetahui dan memahaminya dengan baik,” pungkas Bupati.
Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Garut H. Iman Alirahman, saat ditemui BEDAnews.com dikantornya jum’at (19/4) mengatakan, meskipun berdasarkan informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), bahwa setatus Gunung Guntur dinyatakan menurun, namun demikian sekiranya BPBD segera menyusun langkah rencana kontigensi, dan terus melakukan langkah koordinasi dengan berbagai pihak.
Selain berkenaan dengan perkembangan Gunung Guntur, Sekda juga mengingatkan kepada seluruh aparatur pemerintahan diberbagai wilayah agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan kesiap siagaan, sebab kemungkinan terjadinya bencana lain sangat memungkinkan terjadi di kabupaten Garut ini. “Sebagamana kita ketahui bersama, bahwa Kabupaten Garut merupakan daerah nomor satu se-Indonesia dalam hal indeks Kebencanaan,” ujar sekda. (Sighar)











