JAKARTA, BEDAnews.com – Bekerjasama dengan PT. Astra International, kembali Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menggelar Safari Jurnalistik, lewat daring Rabu (4/11) sore.
Hadir dalam pembukaan safari, Ronaldus Asto Dadut seorang tokoh muda Indonesia yang berhasil menginspirasi pemuda-pemuda lain di daerahnya, untuk menolak praktik human traficking, dalam bentuk pengiriman TKI.
Pemuda ini merupakan pemenang Satu Indonesia Awards di bidang kesehatan tahun 2017 lalu. Asto yang berasal dari Tambolaka, kabupaten Sumba Barat Daya, ini tergerak untuk turut berkontribusi memutus rantai tragedi akibat perdagangan manusia di kampung halamannya.
Seperti diketahui, Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu kantong pekerja migran dari Indonesia. Tapi, Ronaldus Asto Dadut tak mengira nasib mereka begitu buruk. Suatu hari, pada 2014, semasa Asto kuliah di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana, Kupang, dia diminta seorang dosen dari Kampus Unwira Kupang, untuk menjemput korban human trafficking yang telah disekap selama 3 bulan.













