• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Satu Juta Lebih Siswa SLTP/SLTA Jabar, Ikuti Ujian Nasional

Satu Juta Lebih Siswa SLTP/SLTA Jabar, Ikuti Ujian Nasional

Asep Budi by Asep Budi
14 April 2013
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, BEDAnews

Satu juta lebih atau tepatnya sebanyak 1.090.993 siswa di Jawa Barat akan mengkuti ujian nasional (UN) tahun ajaran 2012/2013. Para peserta UN tersebut terdiri dari siswa SMA/SMK/MA sebanyak 426.457 siswa, dan siswa SMP/MTs/Terbuka sebanyak 664.536.

Jadwal yang sudah ditentukan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, untuk tingkat SMA/SMK/MA akan dilaksanakan pada Senin, tanggal 15-18 April 2013. Untuk tingkat SMP/MTs/Terbuka pada Senin, 22-25 April 2013.

Sementara untuk ujian susulan akan dilaksanakan beberapa hari berikutnya. Untuk tingkat SMA/SMK/MA akan dilaksanakan pada Senin 22-25 April 2013. Sedangkan untuk tingkat SMP/MTs/Terbuka pada Senin 29 April-2 Mei 2013.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Wahyudin Zarkasyi, saat ditemui membenarkan bahwa peserta ujian nasional tahun ajaran 2012/2013 akan diikuti oleh peserta sebanyak satu juta lebih siswa. Menurut dia, pelaksanaan ujian nasional ini dilaksanakan secara serentak di seluruh tanah air.

Dijelaskannya, mata pelajaran yang akan diujikan untuk semua tingkatan sama sebanyak empat mata pelajaran yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Sebelum mengikuti ujian nasional para siswa terlebih dahulu mengukti ujian sekolah baik tulis maupun praktek.

Kadisdik menambahkan, ujian nasional dilakukan satu kali yang terdiri atas ujian nasional dan ujian nasional susulan. “Ujian  nasional susulan hanya berlaku bagi peserta didik yang sakit atau berhalangan dan dibuktikan dengan surat keterangan yang sah,” kata Wahyudin

Metode Penilaian

Sementara itu Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Pendas) Disdik Jabar, Yessa Sarwedi HS, menjelaskan tentang metode penilaian ujian nasional tahun ajaran 2012/2013. Menurutnya, penilaian mata pelajaran muatan lokal pilihan dan mata pelajaran yang menjadi ciri khas sekolah/madrasah ditentukan oleh masing-masing sekolah.

Dijelaskannya, penilaian dilakukan melalui ujian praktek/atau tertulis atau melalui penilaian akhir dengan mempertimbangkan hasil-hasil penilaian oleh pendidik sesuai karakteristik mata pelajaran yang bersangkutan. Hasil penilaian dalam ujian mencakup nilai UN dan US/M.

Lebih lanjut Yessa menjelaskan, nilai UN adalah nilai yang diperoleh peserta setelah mengikuti ujian nasional. Sementara nilai US/M adalah nilai yang diperoleh peserta ujian setelah mengikuti ujian sekolah/madrasah yang mencakup semua mata pelajaran, baik dilaksanakan melalui praktek atau tertulis.

“Nilai sekolah/madrasah (nilai S/M) adalah gabungan dari nilai ujian sekolah/madrasah dengan nilai rata-rata rapor semester 1,2,3,4 dan semester 5 dengan menggunakan pembobotan 60 persen untuk nilai US/M dan 40 persen untuk nilai rapor. Nilai rapor yang diproleh oleh pihak sekolah adalah nilai rapor murni/atau bukan nilai rata-rata rapor khusus untuk mata pelajaran yang di UN kan, disertai dengan nilai US murni,” kata Yessa.

Ditambahkannya, penyelenggara UN tingkat provinsi mengkoordinasikan dan mengumpulkan melalui entry data nilai sekolah/madrasah dan mengirimkannya ke penyelenggara UN Tingkat Pusat paling lambat tanggal16 April 2013.

“Tempat pelaksanaan UN susulan diatur oleh masing-masing penyelenggara tingkat kabupaten/kota dengan mempertimbangkan jumlah peserta dan lokasi jadwal pelaksanaan UN SMP/MTs/Terbuka,” paparnya. (teddy)

BeritaTerkait

Kodim Banyumas Rampungkan Pembangunan Jalan dan Perluas Akses Air Bersih

8 November 2026

Dandim Ponorogo Hadiri Health Creativ Showcase Hari Kesehatan Nasional Tahun 2026

8 November 2026
Previous Post

PKL 7 Titik Kota Bandung, Siap Direlokasi

Next Post

Masjid Al Hasanah Di Garut Butuh Bantuan

Related Posts

TNI-POLRI

Kodim Banyumas Rampungkan Pembangunan Jalan dan Perluas Akses Air Bersih

8 November 2026
TNI-POLRI

Dandim Ponorogo Hadiri Health Creativ Showcase Hari Kesehatan Nasional Tahun 2026

8 November 2026
Ragam

Metamorfosa (Pelajaran) dari Joko Widodo (1)

8 November 2026
Ragam

Republik di Balik Barikade: Menghitung Nalar Demokrasi di Bawah Bayang-Bayang Sepatu Laras

8 November 2026
Ragam

DPRD Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Komisi Pemilihan Umum Ke-73

8 November 2026
TNI-POLRI

Danrem Erwin Jabat Danup Pemakaman Sertu Heri, Prajurit TNI AD yang Gugur dalam Misi Karhutla

8 November 2026
Next Post

Masjid Al Hasanah Di Garut Butuh Bantuan

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021