Bandung, BEDAnews
Memberdayakan warga bisa dilakukan dengan berbagai cara. Seperti yang dilakukan Kanda Kurniawan, pendiri Gerakan Dari Pemuda (GDP) Cimahi ini. Selain menampung tenaga kerja lebih dari 125 sebagai karyawan dan marketing di pabrik keripik pedas miliknya dan melibatkan puluhan pemuda dalam wadah Line Perkasa sebuah perusahaan yang bergerak dibidang event organizer dan advertising.
Kanda juga mulai merambah kedunia mainan anak-anak. ”Kami juga sudah launching produk Boneka Line sebagai bagian dari upaya GDP merekrut tenaga kerja dan peluang ekonomi,” katanya, Kamis (28/3).
Dikatakannya, di Kota Cimahi masih ada sekitar 40 ribu orang pengangguran yang masih belum mendapatkan pekerjaan. Hal ini akan terus bertambah, jika semua elemen masyarakat tak ikut membantu baik secara ekonomi maupun sosial. Sebab, jika pengangguran semakin banyak dikhawatirkan akan menambah kerawanan sosial di masyarakat.
GDP, kata Kanda sebagai sebuah gerakan yang muncul dimasyarakat, ingin ikut berkiprah dan berkontribusi dalam menekan angka pengangguran tersebut. Dengan begitu, maka pengangguranpun bisa ditekan dan masyarakat bisa berdaya baik secara ekonomi maupun sosial. “Kami ingin ikut serta mentransformasi system yang ada melalui pemberdayaan ekonomi dan sosial ditengah masyarakat, khususnya Kota Cimahi,” terangnya.
Selain melakukan launching produk boneka, sebelumnya GDP juga melakukan aktivitas sosial lainnya berupa pemberian zakat tanpa potongan amilin setiap bulan, melakukan pemberian bantuan makan malam bagi gepeng dan pembinaan home indutri. “Saat melakukan launching, kami sengaja undang grup band Funky Kopral di pusat perbelanjaan Ramayana,” tandasnya. (Bubun M)











