• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Kandang Satwa Harus Mendekati Habitat Aslinya

Kandang Satwa Harus Mendekati Habitat Aslinya

Asep Budi by Asep Budi
11 Maret 2012
in Tak Berkategori
6
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BEDAnews, Bandung

Kematian seekor jerapah (Giraffa camelopardalis reticulata) koleksi Kebun Binatang Surabaya Jawa Timur yang ketika diotopsi ditemukan banyak gumpalan plastik yang bercampur dengan sisa makanan di dalam tubuhnya, ternyata pernah terjadi pula di Kebun Binatang Bandung dan Semarang.

 

“Hal serupa yang terjadi di Kebun Binatang Surabaya, sekitar tahun 70-an pernah terjadi pula di Kebun Binatang Bandung, juga kebun Binatang Semarang pernah mengalaminya,” demikian diungkapkan Ketua Yayasan Kebun Binatang (bonbin) Bandung, H. Dadang Danumiharja, saat ditemui Sabtu (10/3) di kantor Kebun Binatang Bandung.   

BeritaTerkait

Katim Wasev Apresiasi Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel, Sukses Raih Overprestasi

7 November 2026

Kejar Target Sebelum Penutupan, Satgas TMMD Ke-130 Bersama Warga Rampungkan Pembangunan MCK

7 November 2026

Menurut Dadang, hal itu terjadi akibat pengunjung yang kurang disiplin dengan memberikan makanan dan membuang kemasan sampah sembarangan, disamping karakter jerapah yang terkesan sering memakan apa saja.

Untuk itu agar hal serupa tidak terjadi terhadap satwa-satwa lain di kebun binatang, maka bonbin Bandung membuat kandang yang lebih refresentatif sehingga pengunjung tidak langsung kontak dengan satwa-satwa untuk menjaga dan menjamin kenyamanan keduanya, ujarnya.

“Sesuai dengan ketentuan PBB, khusus untuk kawasan observasi seperti Kebun Binatang Bandung kandang bagi satwa-satwa semaksimal mungkin harus mendekati habitat aslinya”, terang Dadang serara menambahkan bahwa hampir setiap tahunnya terjadi penambahan jumlah dan jenis satwa di Bonbin Bandung, yang berasal dari sumbangan masyarakat, sitaan BKSDA atau dari hasil berkembang biak.

Dalam kesempatan tersebut, Dadang mengingatkan kembali dan menghimbau kepada para pengunjung kebun binatang khususnya bonbin Bandung, untuk lebih berdisiplin dan tidak memberikan makanan sembarangan terhadap satwa-satwa sebagaimana himbauan yang tertera disetiap kandang. (Bud)

Previous Post

Inovasi Baru Pelatihan Guru Bahasa Daerah Di Jabar

Next Post

Jamsostek Bandung I Terus Tingkatkan Kepesertaan

Related Posts

TNI-POLRI

Katim Wasev Apresiasi Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel, Sukses Raih Overprestasi

7 November 2026
TNI-POLRI

Kejar Target Sebelum Penutupan, Satgas TMMD Ke-130 Bersama Warga Rampungkan Pembangunan MCK

7 November 2026
TNI-POLRI

TNI Temukan Black Box MI-17, Kunci Penting Pengungkapan Penyebab Kecelakaan

7 November 2026
TNI-POLRI

Kepala Kampung Yamboi Apresiasi TMMD Ke-130, Berharap Program Bedah Rumah Terus Berlanjut

7 November 2026
TNI-POLRI

Tim Wasev TMMD Ke-130 Berbagi Kebahagiaan, Anak-Anak Kampung Yamboi Sumringah

7 November 2026
TAUZIAH-Kapolres Wonogiri, AKBP Deni Septiawan saat memberikan Tauziah para Santri Ponpes Al-Barru saat Safari Subuh. (Foto Doc. Polres).
TNI-POLRI

Kapolres Wonogiri: Melalui Safari Subuh, Silaturahmi Semakin Erat

7 November 2026
Next Post

Jamsostek Bandung I Terus Tingkatkan Kepesertaan

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021