Melihat maraknya pernikahan muda di Jawa Barat, Kepala BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) mengembangkan sekolah yang berbasis kependudukan agar mampu memutus mata rantai angka pernikahan muda di Jawa Barat yang masih tinggi.
Dilansir dari Pikiranrakyat.com Kabupaten Bandung menetapkan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Cilengkrang sebagai Sekolah Siaga Kependudukan (SSK).
Dengan penetapan ini, sekolah akan mengintegrasi pendidikan kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga ke dalam beberapa mata pelajaran atau muatan lokal khusus kependudukan. Dengan demikian, setiap lulusan diharapkan lebih siaga menghadapi dinamika kependudukan.
Peresmian SSK ini diharapkan mampu membangkitkan pemahaman siswa terhadap masalah-masalah kependudukan yang ada di sekitarnya. Kesadaran ini diharapkan mendorong peran aktif siswa yang notabene sebagai remaja dalam upaya pendewasaan usia perkawinan, serta bisa memutus mata rantai angka pernikahan muda yang masih tinggi di Jawa Barat.













