BEDAnews, Bandung
Prajurit yang bertugas di Komando Daerah III/Siliwangi, kini sudah dapat menempati rumah susun sewa (rusunawa) dengan harga murah, yaitu seharga Rp 170 ribu hingga Rp 180 ribu per bulannya.
Bangunan rusunawa yang terdiri dari twin block dengan masing-masing 5 lantai tersebut memiliki total hunian 160 unit, dengan fasilitas per unit terdiri dari dua kamar tidur, satu kamar mandi, dan dapur. Disamping ada fasilitas untuk umum seperti musola, ruang serbaguna, dan kantin, yang dibangun di atas lahan seluas 4.705,55 meter persegi, di Jalan Sumarsana Bandung.
Rumah susun sewa tersebut merupakan lanjutan dari program Kementerian Perumahan Rakyat dalam memfasilitasi pengadaan dan pembangunan perumahan untuk prajurit TNI. Sebelumnya sudah dilakukan di beberapa Kodam lainnya, demikian dikatakan Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz pecan lalu saat meresmikan Rumah Susun Sewa Kodam III Siliwangi di Jalan Sumarsana kawasan Patrakomala Kota Bandung.
Program sinergitas pengadaan perumahan bagi prajurit TNI itu lanjut menpera, akan terus dilakukan di Kodam atau kesatuan lainnya di seluruh Indonesia untuk memfasilitasi daya tampung hunian asrama prajurit TNI yang saat ini kurang.
Program ini juga telah dilakukan bekerja sama dengan Polri dalam pengadaan dan pembangunan menara rumah susun sewa bagi prajurit. Dengan demikian, prajurit yang sebelumnya harus mengontrak rumah di lokasi jauh dari markas komandonya, kini difasilitasi hunian tersendiri, jelasnya.
Sementara menurut Kasad Jenderal TNI Pramono Edhi Wobowo, jika dihitung presentase kebutuhan TNI terhadap rumah dinas prajurit, sampai saat ini baru 47 persennya. Dengan adanya rusunawa ini, sedikitnya mengurangi tingkat kebutuhan tersebut, ujarnya. (bud)













