BEDAnews, Bandung
Tahun 2012 ini, Bidang Pendidikan Luar Biasa (PLB), Dinas Pendidikan Jawa Barat, memiliki program baru yang dicanangkan yaitu sekolah keberbakatan selain masih memilki sejumlah program yang sama dengan tahun 2011.
Program ini merupakan kebijakan pusat, dimana pihak pusat merancang sekolah keberbakatan di 4 propinsi. Keempat propinsi ini tidak ditentukan propinsi mana saja, tetapi ditawarkan kepada propinsi mana yang siap melaksanakan sekolah keberbakatan itu.
“Pihak Jawa Barat menangkap pencanangan itu. Namun tentunya sekarang ini akan dicarikan lahannya dulu. Sebab untuk melaksanakan sekolah keberbakatan harus terlebih dahulu didirikan Unit Sekolah Baru (USB)”, papar Kepala Bidang PLB, Drs. Wahyu Aji, M.Si di ruang kerjanya baru-baru ini.
Wahyu menuturkan, sekolah keberkabatan itu nantinya akan menampung anak-anak yang mempunyai bakat istimewa di atas rata-rata. “Anak-anak ini harus mendapat layanan pendidikan secara khusus, sehingga bakat instimewa mereka akan terus berkembang. Pada sekolah keberbakatan itulah nantinya anak-anak yang berbakat istimewa itu akan mendapatkan pendidikan sesuai bakat yang dimilikinya”.
Ditambahkannya, kesiapan pihak Jawa Barat untuk mendirikan sekolah keberbakatan memang tidak untuk tahun ini, tetapi direncanakan tahun 2013. “Kita (pihak PLB-red) akan mengupayakan pengadaan lahannya dulu. Mudah-mudahan di tahun 2013 sudah ada lahan yang bisa dipergunakan untuk mendirikan USB guna melaksanakan sekolah keberbakatan. Yang penting kita siap, dan kesiapan itu tentunya dibarengi dengan upaya-upaya yang konsisten. Sedangkan anggarannya berasal dari pusat ”, kata Wahyu.
Dengan kesiapan pihak Jawa Barat untuk mendirikan sekolah keberbakatan, diharapkan mulai tahun 2013 anak-anak di Jawa Barat yang memiliki bakat istimewa akan terlayani pendidikannya secara khusus. Dengan demikian anak-anak tersebut akan terasah bakat istimewanya dan akan menjadi SDM yang berkualitas di bidangnya masing-masing.
Lanjut Wahyu, didalam menjaring anak-anak yang memiliki bakat istimewa untuk dididik di sekolah keberbakatan, terlebih dahulu dilakukan test, baik test akademik maupun test keberbakatan. Ada psikotes dan ada wawancara. Jadi sekolah keberbatakan tidak asal terima siswa begitu saja, tetapi melalui proses penyaringan. Dengan demikian, siswa-siswa di sekolah keberbakatan adalah siswa-siswa yang betul-betul memiliki IQ dan bakat istimewa.
“Di Jawa Barat ini diperkirakan tidak sedikit anak-anak yang memiliki bakat-bakat istimewa. Namun belum ada sekolah khusus yang memberikan layanan pendidikan sesuai bakat yang mereka miliki. Melalui sekolah keberbakatan yang insya Allah akan siap didirikan di Jawa Barat, maka anak-anak berbakat ini akan terlayani pendidikannya secara tepat. Hal ini sekaligus akan semakin memperkaya khasanah pendidikan di Jawa Barat”, tegas Wahyu. (teddy)












