CIMAHI, BEDAnews
Direktur Perusahaan daerah (PD) Jatimandiri, Usman Rachman, membenarkan dirinya dipanggil Kejaksaan Tinggi Jawa Barat beberapa hari lalu. “Memang benar saya dipanggil oleh Kejati, namun mereka meminta klarifikasi saya terkait pelaksanaan PHK mantan pegawai dan kondisi manajemen PDJM, ya saya jelaskan kepada petugas,” katanya, saat dihubungi wartawan, Minggu (10/2).
Kepada petugas di Kejati Jabar, dirinya menjelaskan kronologis pelaksanaan PHK dan kondisi manajemen di PDJM. Dalam penjelasan yang disampaikan itu, selain menyampaikan kronologis pelaksanaan PHK, juga disampaikan kepada petugas Kejati soal kondisi manajemen di PDJM.
“Saya juga menjelaskan kenapa pembangunan Pusat Niaga Cimahi belum dilakukan, karena hingga saat ini masih menunggu selesainya Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) dan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)”, ulasnya diujung telpon.
Terkait dengan dana APBD senilai Rp. 48,08 Miliar yang dialokasikan untuk PDJM, Usman menyebutkan, 89 persen dari dana APBD tersebut dialokasikan untuk pembangunan di Cibeuruem dan Pasar Atas Baru. Saat ini sdang dilakukan audit oleh tim indpenden terkait soal keuangan PDJM.
“Saya akui memang hingga saat ini sejak dibentuk PDJM baru memberikan keuntungan Rp. 1,3 Miliar kepada Pemkot Cimahi, karena semuanya masih dalam proses, sehingga tak bisa dilakukan secara sekaligus,” sebutnya.
Sedangkan sejak berdirinya tujuh tahun lalu, hingga saat ini sudah menghabiskan dana Rp. 6 Miliar lebih. Untuk operasional dan gaji serta tunjangan kesehatan pegawai PDJM. Pembangunan yang dilakukan PDJM atas beberapa unit usaha sedang dalam proses.
Sebelumnya, anggota Komisi II DPRD Kota Cimahi, Dadang Jaenudin menyebutkan, sudah cukup banyak dana APBD Kota Cimahi yang dialokasikan untuk Persuda Jatimandiri, namun tak jelas kontribusinya bagi PAD Kota Cimahi.
“Kami sudah menanyakan hal itu kepada Pemkot Cimahi usai pelaksanaan audensi dengan Eks PKL Jalan Gandawijaya, malahan saya mengusulkan agar dewan segera memanggil direktur PD Jatimandiri untuk dimintai penjelasannya terkait kinerja PD Jatimandiri,” kata Dadang. (Bubun M)











