CIMAHI, BEDAnews
Kapolres Bandung AKBP Kemas Ahmad Yamin, mengingatkan kepada masyarakat untuk waspada dan hati-hati terhadap beredarnya uang palsu (upal) menjelang pemilihan gubernur Jawa Barat.
“Kami ingatkan warga untuk tetap waspada. Guna mengetahui mana uang palsu dan tidak, bisa dilihat dengan 3 cara, di antaranya dengan cara dilihat, diraba, dan diterawang. Kami akan melakukan sosialisasi, termasuk dalam bentuk spanduk dan penyuluhan,” kata Kapolres Bandung AKBP Kemas Ahmad Yamin, kepada wartawan Rabu (30/1) di Mapolres Bandung.
Ditegaskan Kemas, peredaran uang palsu, ditengarai targetnya para pedagang kecil dan SPBU, peredaran uang palsu biasanya dilakukan pada malam hari. Bagi masyarakat yang menemukan peredaran uang palsu, diharapkan melapor ke polisi, baik mendatangi, maupun melalui sarana media social, katanya.
“Kami masih melakukan pengembangan peredaran uang palsu, dan modusnya akan didalami lagi. Juga untuk mengantisipasi, kan sekarang sudah mau dimulai kampanye pemilihan gubernur Jabar. Memang tidak bisa menuduh ke sana, tapi bisa saja menjadi kesempatan,” pungkas Kapolres. (hargib)











