• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Cegah Penggalangan Suara, Pencairan Dana Bantuan Desa Diminta Di Tunda

Cegah Penggalangan Suara, Pencairan Dana Bantuan Desa Diminta Di Tunda

Asep Budi by Asep Budi
30 Januari 2013
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, BEDAnews

Dana bantuan desa yang akan cair sebelum pelaksanaan Pilgub Jabar, diminta Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) di DPRD Jabar, untuk ditunda karena disinyalir dana itu untuk menggalang dukungan jelang pilgub dimana masing-masing desa akan mendapat Rp. 100 juta.

"PDIP meminta fraksinya di DPRD Jabar untuk menunda penyaluran dana bantuan desa sampai pilgub selesai," kata Wakil Sekretaris DPD PDIP Jabar Abdy Yuhana usai menghadiri diskusi pilgub Babarengan di Hotel Citarum, Jalan Citarum, Selasa (29/1).

Jika cair sebelum pilgub, hal itu dikhawatirkan akan memengaruhi pemilih, terutama di desa. "Ini muaranya jelas untuk mencari dukungan bagi calon incumbent," tegas Abdy.

BeritaTerkait

Kodim Banyumas Rampungkan Pembangunan Jalan dan Perluas Akses Air Bersih

8 November 2026

Dandim Ponorogo Hadiri Health Creativ Showcase Hari Kesehatan Nasional Tahun 2026

8 November 2026

Sejak awal, PDIP menurutnya sudah bersikap tegas, tepatnya saat Ahmad Heryawan bertemu para kepala desa di Cirebon. Dalam pertemuan itu, Heryawan dinilai kampanye dan menjanjikan bantuan bagi kepala desa.

Dalam waktu dekat, Fraksi PDIP diminta bersikap dan menekan agar dana Rp. 100 juta bagi 5.304 desa dicairkan setelah pilgub. Jika dana bantuan desa cair sebelum pilgub, Abdy menilai itu akan berdampak buruk pada penilaian pilgub. "Ini akan jadi catatan penting proses perjalanan pilgub yang tidak fair," tandas Abdy.

Sementara itu, ditempat yang sama anggota Komisi A DPRD Jabar Deden Darmansyah mengkhawatirkan bila proses pencairan karena dicairkan sebelum pilgub. Deden menyebutkan, dari segi mekanisme, tidak ada masalah soal dana bantuan desa tersebut.  

“Dana bantuan atau hibah selalu dicairkan minimal di triwulan kedua. Malah ada yang cair di akhir tahun," kata Deden. Jika tetap dicairkan sebelum pilgub atau triwulan satu, hal itu menurutnya akan berdampak buruk pada Ahmad Heryawan sebagai cagub incumbent. Saat ini misalnya, rencana pencairan dana desa dinilai banyak pihak sebagai upaya Heryawan untuk mendulang suara di pilkada mendatang. (Lanie)

Previous Post

Dilaporkan Komnas Anak, Aceng Fikri Diperiksa 6 Jam Di Polda Jabar

Next Post

Dada Rosada Menyatakan Puas Dengan 7 Agenda Prioritas

Related Posts

TNI-POLRI

Kodim Banyumas Rampungkan Pembangunan Jalan dan Perluas Akses Air Bersih

8 November 2026
TNI-POLRI

Dandim Ponorogo Hadiri Health Creativ Showcase Hari Kesehatan Nasional Tahun 2026

8 November 2026
Ragam

Metamorfosa (Pelajaran) dari Joko Widodo (1)

8 November 2026
Ragam

Republik di Balik Barikade: Menghitung Nalar Demokrasi di Bawah Bayang-Bayang Sepatu Laras

8 November 2026
Ragam

DPRD Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Komisi Pemilihan Umum Ke-73

8 November 2026
TNI-POLRI

Danrem Erwin Jabat Danup Pemakaman Sertu Heri, Prajurit TNI AD yang Gugur dalam Misi Karhutla

8 November 2026
Next Post

Dada Rosada Menyatakan Puas Dengan 7 Agenda Prioritas

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021