Cimahi, BEDAnews
Beragam cara dilakukan orang dalam menyambut pergantian tahun, mulai dari menggelar pesta kembang api, pentas musik dan hiburan atau sekedar bersantai ditempat rekreasi. Namun tak begitu bagi pelukis yang satu ini. Justru, untuk mengekpresikan kegembiraan menyambut tibanya tahun 2013, pelukis Cimahi Bahar Malaka mengekpresikan kegembiraannya melalui kepiawaiannya menuangkan cat diatas kanvas.
Pelukis Cimahi ini, bersama masyarakat bawah berlebur bersama membuat lukisan yang bertajuk ‘Peace For Palestina’. Pesan damai untuk rakyat Palestina ini dituangkan melalui lukisan Masjid Al-Aqsa.
”Saat malam tahun baru, kami sengaja berbaur dengan masyarakat lainnya untuk menyuarakan pesan damai dipenghujung tahun 2012 bagi rakyat Palestina. Lukisan ini mewakili kepedulian kami dalam mengingatkan tentang derita rakyat Palestina dengan berbagai permasalahannya yang hingga saat ini belum terselesaikan,” ujar Bahar Malaka, Senin (31/12).
Menurut dia, ada ketidak adilan antara etnis dan budaya di Palestina. Meskipun hal itu merupakan bagian kecil saja dari seorang bagi bangsa Indonesia untuk negeri yang berada di Timir Tengah tersebut.
”Saya hanya seorang warga masyarakat Cimahi yang mencoba memberi ungkapan sebagai pelaku seni, maka saya lakukan dengan visualisasi lukis dan tema ini juga, sebagai ungkapan yang menjadi salah satu wujud kepedulian dari masyarakat Kota Cimahi terhadap kehidupan di planet bumi ini,” katanya.
Kegitan melukis dipenghujung tahun ini bukan pertama kalinya dia lakukan. Pada pergantian tahun 2010 ke tahun 2011, hal yang sama dia lakukan di Gedung Merdeka Kota Bandung, kemudian pada saat pergantian tahun 2011 menuju 2012, di Gedung Graha Pena lantai 6 Pintu Gerbang Timur Indonesia di Makasar. Dan tahun ketiga dia mencoba melukis di kota sendiri, Cimahi, tepatnya di taman Alun-alun Kota Cimahi, bersama komunitas tunadakasa dan anak jalanan.
Lukisan Pace For Palestina yang digelar malam menjelang tahun baru 2013 tersebut, berhasil diselesaikan dalam waktu selama 20 menit, tepatnya pada jam 00.09 wib 2013.
Diharapkan lukisan ini akan bermanfaat dalam rangka menghimbau atas tragedi di palestina baru-baru ini. “Dalam waktu dekat, Lukisan dengan tema Peace For Palestina ini akan kami krim ke UNICEF,” katanya.
Sementara menuurt Jabrig (Tubagus Achmad), sebetulnya lukisan dengan Tema Pace For Palestian tersebut sudah diagendakan satu minggu sebelumnya bersama kominitas yang kemudian menyaksikan pada saat pelukisan berlangsung di alun-alun cimahi. Pemerintah Kota Cimahi juga harap peduli pada komunitas kaum seniman di Kota Cimahi. (Bubun M)











