• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Paguyuban Seni Tradisional Garut Indonesia (Pasagi) Dideklarasikan

Paguyuban Seni Tradisional Garut Indonesia (Pasagi) Dideklarasikan

Asep Budi by Asep Budi
16 Desember 2012
in Tak Berkategori
3
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Garut, BEDAnews

Sebagai wujud kepedulian kepada seniman tradisional di kabupaten Garut, penggiat seni tradisional yang cukup lama malang melintang di kabupaten Garut, Dedi Supriadi, S.Pd., bersama rekan-rekannya sesama penggiat seni, mendirikan Paguyuban Seni Tradisional Garut Indonesia atau disingkat Pasagi.

Ada beberapa seni tradisional yang tergabung di Pasagi ini, diantaranya wayang golek, degung, calung, dogar, serta kesenian tradisional baru. Pasagi didirikan karena seni tradisional selama ini tidak ada wadah dan yang mewadahi.

"Tujuan dari pembentukan pasagi ini untuk membentuk paguyuban seni yang guyub tidak terpecah belah, ujung ujungnya kalo kita berkelompok bisa sapapait samamanis. Bayangkan di Garut kalo ada seniman yang sakit atau meninggal harus bawa sirkulir berkeliling untuk meminta bantuan, makanya dibentuk Pasagi supaya ada yang peduli kepada seniman tradisional," tutur Dedi, Rabu (12/12).

BeritaTerkait

Katim Wasev Apresiasi Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel, Sukses Raih Overprestasi

7 November 2026

Kejar Target Sebelum Penutupan, Satgas TMMD Ke-130 Bersama Warga Rampungkan Pembangunan MCK

7 November 2026

Kedepannya diharapkan ada pelatihan pelatihan juga sumber dana yang jelas demi kesejahteraan ekonomi seniman yang selama ini terlupakan. Pasagi kedepannya bisa ditindak lanjuti menjadi yayasan, katanya.

"Dengan adanya Pasagi, mudah mudahan kehidupan ekonomi penggiat seni tradisonal terangkat, agar mereka bisa punya akses," harap Dedi yang akrab dipanggil dengan sebutan Dedi Ngalagena ini.

Formatur Pasagi saat ini sedang digodog, sementara ketua dijabat oleh Dedi Supriadi, dan pembina Iip Syarifudin. Rapat atau diskusi sering dilakukan, tinggal menunggu selembar kertas pengesahan dari instansi terkait, tutur Dedi.

Menurut Dedi, pengurus Pasagi sudah menghadap ke kepala dinas pariwisata akhir Oktober lalu, kepala Dinas Pariwisata sangat respon dan antusias dengan pendirian Pasagi ini.

"Dulu seniman tradisional itu kesannya liar tanpa wadah, banyak sekarang lingkung seni yag tanpa wadah, banyak satu lingkung seni yang mengambil anggota dari lingkung seni yang lain, karena kekurangan anggota, tapi sudah ada usulan kepada kepala dinas ada semacam kartu anggota kesenian/ seniman, karena seniman itu harus jelas identitasnya," tambah Dedi.

Walau sudah ada Dewan Kesenian, namun karena dewan kesenian anggotanya induk induk organisasi seni, maka anggota kesenian mau kemana?, karena sampai saat ini belum ada organisasi yang resmi. Lingkung seni pun juga belum ada, makanya seniman sampai saat ini tidak tersentuh, ungkapnya. (Yuyus)

 

Page 1 of 2
12Next
Previous Post

Modus Baru Pencurian Rumah

Next Post

Akhir Desember, Jembatan Cadas Bodas Siap Digunakan

Related Posts

TNI-POLRI

Katim Wasev Apresiasi Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel, Sukses Raih Overprestasi

7 November 2026
TNI-POLRI

Kejar Target Sebelum Penutupan, Satgas TMMD Ke-130 Bersama Warga Rampungkan Pembangunan MCK

7 November 2026
TNI-POLRI

TNI Temukan Black Box MI-17, Kunci Penting Pengungkapan Penyebab Kecelakaan

7 November 2026
TNI-POLRI

Kepala Kampung Yamboi Apresiasi TMMD Ke-130, Berharap Program Bedah Rumah Terus Berlanjut

7 November 2026
TNI-POLRI

Tim Wasev TMMD Ke-130 Berbagi Kebahagiaan, Anak-Anak Kampung Yamboi Sumringah

7 November 2026
TAUZIAH-Kapolres Wonogiri, AKBP Deni Septiawan saat memberikan Tauziah para Santri Ponpes Al-Barru saat Safari Subuh. (Foto Doc. Polres).
TNI-POLRI

Kapolres Wonogiri: Melalui Safari Subuh, Silaturahmi Semakin Erat

7 November 2026
Next Post

Akhir Desember, Jembatan Cadas Bodas Siap Digunakan

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021