Bandung, BEDAnews
Hingga Desember 2012, angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan roda dua masih cukup tinggi. Salah satu penyebab utamanya adalah kurangnya disiplin berkendara atau human error.
“Bila dibandingkan dengan tahun 2011 silam, jumlah kecelakaan lalu lintas roda dua memang cenderung menurun yakni 930 kasus, namun masih tetap tinggi,” ujar Wakasatlantas Polrestabes Bandung, Kompol Deny Agung, disela-sela kampanye Safety Riding yang digelar PT Bintang Toedjoe di Café Gili-Gili Jl. Pelajar Pejuang 45, Senin (3/12).
Agung menambahkan Safety Riding merupakan program PBB yang mengkampanyekan keselamatan manusia khususnya di jalan raya. Slogan yang digunakan yakni Jadilah pelopor keselamatan lalu lintas, keselamatan sebagai kebutuhan.
Pemerintah melalui instansi terkait yakni kepolisian, Dinas perhubungan, Dinas Binamarga dan Dinas Pekerjaan Umum kemudian membentuk Forum Lalu Lintas dan mencanangkan program RUNK yang merupakan 5 pilar keselamatan berkendara. “Karenanya pihak kepolisian menyambut baik kampanye Safety Riding yang digagas PT Bintang Toedjoe,” kata Agung.
Sementara itu, Aydi Jaya, Head of PR PT. Bintang Toedjoe menyatakan kegiatan Safety Riding bertujuan untuk mengingatkan para pengendara kendaraan bermotor terutama roda dua untuk lebih meningkatkan keselamatan dijalan.
Kegiatan Safety Riding yang digelar selama satu bulan di Bandung ini, melibatkan 20 Lady Biker dengan menggunakan motor besar 250 cc dengan harapan menjadi teladan bagi biker lainnya. Kegiatan safety riding ini juga diisi dengan mengkampanyekan prinsip Safety Riding ala NITROS. Yaitu, Nyalakan lampu, Ikat helm, Taati. aturan lalu lintas, Rem harus pakem, Omat tong telepon dan Selalu siaga.
Selain menggelar kampanye safety riding, minuman berenergi Extra Joss melaunching inovasi barunya yakni Nitros. Minuman penambah stamina yang dikemas dalam bentuk Tube dengan membawa tagline sekali tegak langsung konsen menggabungkan manfaat Ginseng Korea dan Kurma Arab sebagai andalan utamanya, sehingga sangat pas dan cocok untuk para biker. ”Harganya sangat terjangkau, Cuma Rp. 2000,” katanya. (Lanie)












