Subang, BEDAnews
Semangat gotong royong bisa menjadi media penyelesaian permasalahan bangsa. Dengan arti semangat gotong dalam rangka saling membesarkan atau saling mendukung. Senang melihat saudaranya maju. Berbagai permasalahan bangsa yang sekarang terjadi karena tradisi gotong royong tidak diamalkan oleh rakyat Indonesia, maka Indonesia sulit maju.
Demikian disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (DPP LPM), Idrus Marham, dalam sambutannya usai pelantikan Pengurus DPC LPM se-Kabupaten Subang di aula Setda Kab. Subang, Selasa (27/11).
Oleh karena itu Idrus Marham mengaku sangat kagum dengan adanya semangat gotong royong di Subang yang didukung secara penuh oleh pihak pemerintah bersama rakyatnya dalam melaksanakan pembangunan.
Kehadiran LPM, lanjut Idrus adalah sebagai upaya menjadi mitra pemerintah dalam memberdayakan masyarakat. LPM sendiri sangat menyadari akan pentingnya semangat gotong royong. Karena gotong royong menjadi bagian semangat LPM. “Apabila gotong royong menjadi semangat Rakyat Subang, maka tidak alasan program-program LPM di Subang menjadi gagal,” tambahnya lagi.
Selanjutnya menurut Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (BPM-KB), Drs. Nanang Wikanda menyampaikan bahwa dalam rangka percepatan pembangunan di Kab Subang. Pihak pemerintah telah melakukan kontrak politik selama 25 tahun bahwa pembangunan di Kabupaten Subang dilakukan dengan basis Gotong Royong.
Menurut Nanang, tantangan yang dihadapi Subang ialah kemiskinan. Kemiskinan sandang pangan, pendidikan dan kemiskinan infrastruktur. Dengan kehadiran LPM di Subang diharapkan mampu memberdayakan sumber daya manusia, alam dan organisasi kemasyarakatan yang ada di wilayah masing-masing. Supaya hasil kerjanya katara, karampa jeung karasa, katanya.
Pada kesmeptan tersebut, dilantik Pengurus DPC LPM di 30 kecamatan di seluruh Subang. Turut dihadiri oleh Ketua DPD LPM Jawa Barat, Drs. Tatang Suratis beserta jajaran pengurus lainnya. [adang]












