Wakil Ketua Pengprov Olahraga Domino Nasional (ORADO) Jawa Timur, Mulyadi mengatakan, turnamen tersebut digelar serentak di 18 kabupaten/kota se-Jawa Timur. Menurut dia, olahraga domino yang tergolong baru mendapat respons positif dari masyarakat. “Animo masyarakat cukup tinggi dalam mengikuti kegiatan olahraga domino ini,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek, Agus Dwi Karyanto mengatakan, olahraga domino dapat menjadi sarana untuk melatih mental, pengendalian emosi, daya ingat, konsentrasi dan strategi pemain. Menurut dia, pengembangan olahraga tersebut juga dapat menjadi bagian dari pembinaan kemampuan nonakademik.
“Permainan domino itu bagian dari olahraga. Di sini kita dilatih menjaga emosi dan meredam ego saat berpasangan. Selain itu, pemain harus mengingat kepingan yang sudah keluar, jadi ini melatih fungsi otak, kesabaran dan strategi,” ujar Agus.













