“SMK Ganesa ini benar-benar serius menyiapkan siswanya untuk bekerja di luar negeri khususnya di Jepang. Buktinya tadi, siswinya cukup lancar berbahasa Jepang,” ujar salah satu tim sosialisasi dari Wakil Ketua Umum Bidang Ketenagakerjaan Kadin Indonesia Adi Mahfudz Wuhadji.
Para siswa makin antusias karena bulan Mei ini akan datang perwakilan dari perusahaan Jepang untuk melakukan interview langsung calon pelamar yang akan bekerja di Jepang.
“Kita harus siap sedia dari sekarang. Jadi saat di interview perwakilan Jepang nanti dapat berlangsung dengan baik dan lancar,” tandasnya.
Masih menurut Mahfudz Wuhadji, selain dapat gaji yang cukup besar, bekerja disana juga bisa mendaftar Haji menggunakan kuota Jepang tanpa menunggu puluhan tahun.
Berikut berbagai keuntungan diuraikan Mahfudz :
- Gaji 3 hari nilainya sama dengan sebulan di Indonesia. Atau gaji perbulan rata-rata 180.000 yen atau Rp 20 juta plus dana pensiun dan lain-lain.
- Teknologi canggih jadi bisa transfer knowledge.
- Ada program kuliah online bagi yang ingin meneruskan kuliah sambil bekerja.
- Dan bisa menunaikan Ibadah Haji menggunakan kuota Jepang tanpa harus menunggu 25 tahun.
“Adik-adik juga harus terima kasih kepada Kepala SMK Ganesa Enung Nurjanah M.Pd . Kuota buat kerja di Jepang ini terbatas loh. Karena itu, Ibu Kepsek harus diapresiasi bisa membawa program kerja ke Jepang ini,” ungkapnya.













