Demikian pula dalam hal berinteraksi dengan non Muslim baik sebagai non Musim tersebut individu maupun berupa komunitas dan negara. Semuanya menjadi tuntunan dan teladan yang harus diikuti. Bahkan meneladani Nabi merupakan salah satu dari bukti terkuat dari keimanan dan kecintaan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. [Al-Ahzab: 21]
Allah Juga berfirman:
Katakanlah (Muhammad), “Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. [Ali Imran: 31]
Orang yang mencintai Nabi Muhammad pasti akan meneladaninya dengan sebaik-baiknya. Semakin besar cintanya kepada beliau maka semakin kuat dan lengkap pula bentuk-bentuk meneladaninya.













