HeadlineHukum

Hanya Karena Macet, Gani Tewas Ditusuk

BANDUNG, BEDAnews.com – Hanya karena terhalang macet, Gani Nugraha yang sehari-harinya bekerja sebagai pengatur lalu lintas harus kehilangan nyawa. Tragedi maut ini terjadi di Jln. Andir Kelurahan Dunguscariang Kecamatan Andir Kota Bandung, Sabtu 13 Juli 2019 lalu.

Menurut dakwaan JPU pada sidang perdana di Pengadilan Negeri Bandung Kamis (14/11/2019), mengatakan bahwa pada hari Sabtu 13 Juli 2019 terdakwa Aldi Mulyadi naik sepeda motor berboncengan dengan saksi Anjas Rinaldi Putra, saat melewati JI. Andir yang sedang macet, tiba tiba ada mobil yang menghalanginya.

Terdakwa emosi dan mengeluarkan kata kata kotor ke pengemudi mobil. Saat itu Gani Nugraha yang sedang melakukan pengaturan lalu lintas menjawab “Sabar atuh da ieu keur di atur”  (Sabar ini juga sedang diatur) sambil melihat tajam kearah terdakwa. 

Rupanya terdakwa tidak terima perkataan Gani Nugraha, lalu terdakwa pulang ke rumahnya di JI. Andir Gg. Kebon Sawo IV Rt.03/ Rt 10 Kelurahan Dunguscariang Kecamatan Andir Kota Bandung, tidak  jauh dari TKP dengan maksud untuk mengambil pisau dapur.

Dan setelah mengambil pisau, terdakwa balik lagi dengan tujuan mencari korban Gani  Nugraha, dan sekira pukul 19.00 WIB terdakwa melihat Gani Nugraha sedang berdiri  di depan sebuah toko. Terdakwa mendekati korban dan langsung menusukkan pisau yang digenggamnya ke arah dada, terdakwa juga mendekap leher korban dari belakang dan kembali menusukkan pisau beberapa kali.

Melihat kejadian tersebut, warga berusaha melerai, melihat warga berdatangan, terdakwa melarikan diri. Warga segera menolong korban dengan membawanya ke rumah sakit, namun jiwanya tidak tertolong dan meninggal dunia dalam perjalanan menuju ke Rumah Sakit Rajawali Bandung.

Akibat dari perbuatannya, terdakwa Aldi didakwa Jaksa Penuntut Umum Feri Enda, SH., dengan Primair Pasal 340 dan Subsidar pasal 338 dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.  

Dalam persidangan tersebut, terdakwa Aldi Mulyadi didampingi penasihat hukum Asep Budianto, SE., SH., C.L.A., Marco Timor LS, SH., dan Asep Kuswandi, SH. (Budi Chaerul)

Selanjutnya

Related Articles

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close