HeadlineHukum

Munas IKAHI ke-XIX, MA Dukung Peradilan Modern

BANDUNG, BEDAnews.com – Mahkamah Agung menyadari bahwa wibawa peradilan sangat dipengaruhi oleh kecepatan dalam memberi pelayanan serta keterbukaan informasi yang diberikan lembaga peradilan. Karenanya MA mendukung sistem peradilan berbasis teknologi dan informasi karena dinilai lebih efisien dan transparan

Hal itu diungkapkan Ketua Mahkamah Agung (MA) Prof. Dr. H. M. Hatta Ali, SH., MH., saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) ke-19 yang berlangsung di Intercontinental Hotel, Bandung, Selasa (5/11/2019).

“Dalam kurun waktu setahun, Mahkamah Agung meluncurkan dua layanan teknologi informasi sebagai implementasi peradilan yang cepat, transparan dan akuntabel,” ujar Hatta Ali.

Menurutnya, dua layanan yang dimaksud ialah e-Court dan e-Litigasi yang diluncurkan MA pada tahun 2018 dan 2019 melalui Peraturan MA (Perma). Untuk e-Litigasi, pihaknya mendesain praktik peradilan di negara maju. 

“Saat ini e-Litigasi sudah diterapkan di pengadilan percontohan dan pengadilan lainnya yang sudah siap dari sisi SDM dan infrastruktur pendukung,” ujar Hatta Ali. 

Hatta mengakui, selama ini lembaga peradilan kerap dipersepsikan publik tidak ramah karena urusan birokrasi yang berbelit dan penundaan pelayanan hingga berlarut-larut. 

“Tidak hanya menjadi sorotan pemerhati penegak hukum, namun juga mendapat sorotan dari pihak luar negeri khususnya bank dunia dan calon investor,” tuturnya. 

Sementara itu Ketua Ikahi Dr. Suhadi, S.H., M.H mengatakan, peradilan modern dengan basis teknologi informasi juga perlu didukung integritas dari masing-masing hakim. Pihaknya terus mendorong agar para hakim dalam menangani peradilan menjunjung tinggi integritas. 

“Peradilan modern tanpa dilandasi integritas para hakim dalam melaksanakan peradilan akan sia-sia dan sulit menggapai visi peradilan agung. Hakim sebagai figur utama harus dibangun menjadi sumber daya manusia yang berkualitas sehingga era peradilan berbasis teknologi tidak mubazir,” kata Suhadi.

Munas IKAHI ke-XIX tersebut diikuti oleh Pengurus Pusat ikahi, Pengurus Daerah,  Pengurus Khusus Cabang Mahkamah Agung, Peninjau dan mantan pimpinan/anggota IKAHI serta dihadiri oleh mitra dari BNI, BNI Syariah, BRI, Taspen, Mandiri Taspen, BTN, Bank Sinarmas dan sejumlah pihak lainnya.

Dengan tema “Ikahi bertekad mewujudkan organisasi modern untuk pelayanan peradilan berbasis teknologi informasi”, selain diwujudkan dalam bentuk reformasi organisasi dan program kerja, diharapkan kedepannya ikahi dapat menjadi wadah aspirasi kreatif dan inovatif bagi para hakim di seluruh Indonesia. (Budi Chaerul)

Selanjutnya

Related Articles

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close