HeadlinePolitik

Al Ihsan Butuh Direktur Definitif Atasi Masalah Ketenagakerjaan

Bandung, BEDAnews.com – Salah satu upaya penyelesaian permasalahan ketenagakerjaan di Rumah Sakit milik Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Al Ihsan yang Senin kemarin melakukan unjuk rasa menuntut diangkat jadi pegawai negeri sipil, adalah dengan segera menempatkan direktur definitif yang bisa mengambil keputusan untuk mengatasi masalah ketenagakerjaan disana.

Demikian disampaikan wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat yang membidangi masalah Kesejahteraan Sosial, termasuk didalamnya urusan Rumah sakit dan ketenagakerjaan.Ir. Abdul Hadi Wijaya di Bandung, Senin(4/11/2019).

Selama ini karena dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt). Akibatnya Plt Dirut RSUD Al Ihsan tidak bisa membuat keputusan yang penting atau memiliki daya eksekusi yang besar

“Kami mendesak kepada Gubernur Jabar untuk segera memutuskan orang untuk menjabat sebagai Dirut definitif  agar bisa melakukan proses negosisasi yang punya daya eksekusi” Ujarnya.

Terkait dengan unjuk rasa dan  mekanisme tuntutan  karyawan non-PNS RSUD Al Ihsan yang ingin diangkat menjadi PNS, Abdul Hadi menyebutkan mereka harus mengikuti aturan yang ditetapkan oleh Kemenpan Reformasi Birokrasi.   

“Kalau ada dirut definitif ini kan bisa dikomunikasikan mana saja karyawan yang memang layak menjadi ASN statusnya. Hanya  masalahnya karyawan di sana sebagian besar usianya di atas 35 tahun. Sehingga hanya bisa jadi P3K (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja). @

Selanjutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close