Ekonomi

Disnakertran Jabar Rubah Business as Ussual MTU

Cianjur Selatan, BEDAnews.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat merubah business as ussual atau kebiasaan dari program  mobile training unit (MTU) yang sudah sekian lama dilaksanakan,  menjadi program Hiring Hall Desa (Hade).

Demikian disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja provinsi Jawa Barat H .M. Ade Afriandi  pada acara penutupan pelatihan kerja mandiri (PKM) melalui mobile training unit (MTU) kuliner dan las listrik dasar, angkatan IX 2019 di Gedung PGRI Kecamatan Cikadu Jl Simpang Koleberes, Kabupaten Cianjur, Jumat (20/9/2019).

Ade menyebutkan, Hiring Hall Desa (Hade) yang mirip namanya itu bertujuan, bagaimana masyarakat desa bisa sejahtera tanpa perlu ke kota. oleh karena itu kami merubah.

“Merubah  konsep di Disnakertrans bukan peserta dari desa di bawa ke kota dilatih, tetapi kemudian setelah dilatih banyak yang tidak kembali ke desa, mengisi ruang yang ada di dunia kerja.” Sebutnya.

Lebih lanjut dikatakannya. Melalui program Hiring Hall Desa ini, Pemerintah provinsi Jawa Barat hadir di desa. Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat ada di desa bersama-sama membangun desa, bersama-sama membangun sumber daya manusia yang ada di desa menjadi calon-calon tenaga kerja, baik tenaga kerja mnandiri, maupun tenaga kerja  yang mengisi di ruang atau di dunia industri.

“Program Hiring Hall Desa ini kami gunakan metode Mobile training Unit (MTU). Artinya dinas tenaga kerja dengan Balai  Latihan Kerja  yang hadir langsuing di desa.    Melatih calon tenaga kerja yang merupakan sumberdaya manusia yang ada di desa.

Dilatih supaya memiliki kemampuan untuk mengelola potensi  desa yang menjadi unit unit usaha yang ada di BUM Desa, oleh karena itu  apa yang digagas dengan Hiring Hall desa dengan MTU kami yakin bisa mensupport one village one company, dan one pesantren one product.

Dari pertemuan di balai PPT  Dinas Tanaman Pangan di Cikadu dengan  wagub Jabar.  Ade menyebut, bahwa ini adalah momen bersama negawali  model kolaborasi, mengawali model kolaborasi bagaimana kita membangun desa dengan program unggulan one village one company dan one pesantren one product sesuai dengan kewenangan masing masing dinas tetapi menjadi sinergi, sehingga semua permasalahan khususnya yang ada di Cikadu. Lebih khususnya lagi permasalahan transmigrasi lokal bisa dicarikan solusi,  baik jangka pendek maupun jangka panjangnya. 

Tentunya kami di dinas tenaga kerja dan transmigrasi jawa barat memiliki dua fungsi.  Bagaimana menghadirkan tenaga kerja yang berdaya saing dan kompetitif serta menghadirkan harmonisasi  dunia Industri dan dunia kerja serta dunia pekerja, tetapi  juga bagaimana kami dinas tenaga kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa barat mampu mengatasi semua permasalahan warisan transmigrasi.

Sementara Wakil Gubernur Jabar  Uu Ruzhanul Ulum dalam sambutannya mengatakan, PKM MTU adalah salah satu solusi Gubernur Emil dan Wagub Uu dalam mengatasi pengangguran. Dimana, kegiatannya berfokus pada 3 sektor, pertama pelatihan pertanian, kedua pelatihan kepariwisataan dan ketiga pelatihan kewirausahaan.

Disnakertrans Jabar mengadakan PKM MTU karena jumlah pengangguran di Jawa Barat, luar biasa. Kenapa, karena jumlah penduduk Jabar terbesar pertama di Indonesia.@hermanto

Selanjutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close