HeadlinePeristiwaTNI-POLRI

Sektor 13 Hentikan Proyek Kereta Cepat

PURWAKARTA, BEDAnews.com – Geram dengan tercemarnya aliran air sungai Cisomang, Satgas Citarum Sektor 13 menghentikan aktivitas pembangunan proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) di wilayah Desa Depok, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Kamis (12/9/2019).

Komandan Sektor 13, Kolonel Inf. Nazwardi Irham, mengatakan penghentian sementara aktivitas proyek KCIC itu terpaksa dilakukan lantaran pihaknya merasa tegurannya terhadap PT KCIC belum lama ini atas kondisi air sungai Cisomang yang telah terkontaminasi oleh limbah pengecoran tak digubris.

“Belum lagi warga yang biasa mengkonsumsi air aliran sungai Citarum ini terus mengeluh, mereka (warga/red) tidak berani lagi menggunakan air dari aliran sungai Cisomang ini karena kotor,” kata Komandan Sektor 13, di sela berjalannya sidak.

Selain mencemari air sungai, lanjut Komandan Sektor 13, akibat aktivitas proyek kereta cepat tersebut sungai Cisomang mengalami penyempitan, yang awalnya lebar 13 meter saat ini menjadi 2 meter.

“Badan sungai sebagian besar terkubur oleh limbah galian untuk tiang jembatan, akhirnya jadi menyempit. Ini tindakan tegas dari kami agar para pengelola proyek kereta cepat ini membangun tanpa harus merusak lingkungan,” ujarnya.

Sekedear diketahui, aktivitas proyek kereta cepat di Desa Depok sempat dihentikan sejak pukul 12.45 hingga 15.40 Wib hingga salah satu pengelola PT KCIC datang ke lokasi.

“Kita sudah membuat kesepakatan, mereka (pengelola KCIC/red) sanggup untuk memulihkan kondisi sungai Cisomang seperti semula dan tidak akan lagi mengotori aliran sungai,” demikian Komandan Sektor 13. [lanie]

Foto : Satgas Sektor 13 saat sidak KCIC [nie]

Tags
Selanjutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close