Regional

2020 Penduduk Jabar Hampir 50 Juta Jiwa dan Banyak Pria-nya

Bandung, BEDAnews.com – Lewati hitungan empat bulanan ke depan atau tahun 2020 penduduk provinsi Jawa Barat diproyeksikan akan mencapai hampir 50 jutaan,  hal ini didasarkan pada berbagai asumsi kependudukan.

Hal ini terungkap dalam acara Jabar Punya Informasi (Japri) yang dilaksanakan oleh  Subag Pelayanan Media Biro Humas Setda Pemdaprov Jabar yang mengambil tema Updating dan Digitalisasi Data Kependudukan Jabar  serta Progres Seleksi Anggota Komisi Informasi provinsi Jabar Periode 2019-2023. 

Yang menghadirkan Kadiskominfo Jabar Setiaji, ST.MM., KadisdukCapil Jabar Hery Suherman, Kepala Badan Pusat Statistik Jabar. Dodi Herlando Tim Pansel KIP Jabar, di halaman Museum Gedung Sate Parkir Timur gedung Sate Bandung, Kamis, (22/8/2019).     

Dengan berbagai asumsi demografi, penduduk Jawa Barat tahun 2020, diproyeksikan hampir mencapai 50 jutaan orang, atau akan ada sekitar 49,94 juta jiwa.  Pada Sensus Penduduk(SP) 2010, penduduk Jawa Barat mencapai 43,05 juta jiwa. Perkiraan tersebut akan terkonfirmasi dengan hasil penghitungan sensus penduduk yang akan dilaksanakan di tahun 2020.

Kepala Badan Pusat Statistik Privinsi Jawa Barat, Ir Dody Herlando dalam keterangannya kepada wartawan menyebutkan, SP 2020 ini adalah ke 7 yang dilakukan oleh Indonesia sejak kemerdekaan, dilakukan tiap 10 tahun sekali. Sedangkan saat ini menjelang era data kependudukan baru dan sesuai dengan salah satu rekomendasi PBB, pada 2020 SP akan dilaksanakan dengan Metode Kombinasi yang digunakan sebagai upaya transisi dari sensus dengan metode tradisional.

Dikatakan, sebagai Provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia(18% penduduk Indonedia ada di Jawa Barat), provinsi dengan jumlah generasi milenial di 2019 sebebesar 32,86% terhadap total penduduk, maka Jawa Barat memiliki potensi besar.

Dody Juga menyebutkan Data Sensus Penduduk BPS yang dirili BPS tidak bisa dijadikan sebagai basis untuk menentukan jumlah penduduk miskin, tetapi untuk mengklarifikasi berapa jumlah anak bangsa. berbeda dengan hasil dari Dinas dulcapil  yang lebih detail by name dan by addres.

Sedangkan Hery Suherman Kadisduk Capil  Jabar, menyebutkan tanggal 30 Juni tahun 2019 penduduk Jawa barat sebanyak 45. 632.714 dengan jumlah penduduk pria sebesar 23. 152. 783 lebih banyak dari penduduk perempuan yang berjumlah 22.479.931.

Hery juga menyebutkan nDinas kependudukan dan catatan sipil Jawa barat  sudah menggunakan tandatangan elektronik atau barcode data kependudukan. serta  masyarakat juga bisa melakukan upload dan cetak akte kelahiran sendiri.  

Pada saat yang sama juga Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Jawa Barat mengumumkan progres rekrutment calon anggota Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat, dari hasil seleksi yang dilakukan Oleh Panitya Seleksi (Pansel) yang diketuai Rafani Achyar, Prof. Dr. Asep Waralan Yusuf, Dr. Diah Zuraida, Assisten III Setda Jabar Dudi.

Rafani Achyar menyebutkan 10 orang telah lolos seleksi di Pansel untuk selanjutnya akan dilakukan Fit and Profer test yang akan dilakukan oleh Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat. Untuk menghasilkan 5 orang yang akan dipilih sebagai Komisioner Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat tahun 2019-2023.

Rafani mengaharapkan fit and profer test dilakukan oleh anggota DPRD Provinsi Jawa Barat  periode saat ini, karena kebutuhan yang sangat mendesak kalau nunggu dewan yang baru akan lama. KIP ini untuk menunjang Pembangunan di Jawa barat

10 nama yang lolos seleksi Pansel KIP masa jabatan 2019-2023 dan akan jalani fit an profer tes Komisi DPRD Jabar adalah;

1. Dadan Saputra, SPd Msi., 2. Dedi Dharmawan, SH MM., 3. Deni Yudiawan, MM., 4. Husni Farhan Mubarok, SH Msi.,5. Ijang Faisal, SAg Msi., 6. Irianto Edi Pramano, Ir., 7. Nuryani, Sag., 8. Riva Rahayu, Dr Msi., 9. Yudaningsih, SAg MSi,. 10. Zulkarnaen, Msi.@ Hermanto

Selanjutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close