Ekonomi

Tidak Terbelit Kasus Kredit, bjb syariah Raih Penghargaan Service Excellence Awards 2019

BANDUNG, BEDAnews.com – Bank bjb syariah sebagai BPD syariah pertama di Indonesia dengan reputasi dan kinerja positif tanpa kasus kredit, selalu menarik perhatian publik dengan seringnya mendapatkan penghargaan dari banyak gelaran.

Penghargaan yang diterima bjb syariah adalah bukti bahwa bank yang menargetkan laba tahun 2019 sebesar 50 miliar ini telah memberikan pelayanan perbankan syariah terbaik dan menjadi Mitra Amanah Usaha Maslahah bagi Sobat Maslahah.⁣⁣

bjb syariah sebagai bank tanpa kasus kredit, mendapat amanah berupa penghargaan peringkat 2 sebagai Best Telephone Shariah Commercial Bank pada gelaran Infobank 16th Banking Service Excellence Awards 2019 yang diselenggarakan oleh Majalah Infobank di Hotel The Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, pada bulan Juni 2019.

Penghargaan tersebut adalah penghargaan prestisius bagi bank bjb syariah karena diberikan kepada 29 bank yang merupakan bank ternama di Indonesia baik  umum maupun syariah.

Penghargaan diberikan oleh Majalah Infobank bekerjasama dengan Marketing Research Indonesia (MRI) sebagai bentuk apresiasi kepada bank-bank yang telah berhasil memberikan layanan terbaik (service excellence) kepada nasabahnya serta berhasil meningkatkan peran teknologi dalam menunjang keselarasan antara front stage dan back stage.

Direktur Biro Riset Infobank Eko B. Supriyanto menjelaskan, ke-29 bank yang berhasil memberikan servis terbaik kepada nasabahnya itu, dalam pandangan Biro Riset Infobank, adalah bank-bank yang siap menghadapi shifting dari layanan konvensional ke digital.

“Di zaman electronic and digital banking seperti sekarang ini, setidaknya bank harus bisa melayani lebih cepat, lebih mudah, lebih murah, dan lebih aman. Maka dari itu, service quality diarahkan  kepada empat hal tersebut. Itulah yang membedakan dengan financial technology,” ungkap Eko beberapa waktu lalu.

Dia mengungkapkan, ke depannya, servis secara fisik perlu reorientasi dengan terjadinya perubahan perilaku dan ekspektasi customer milenial.

“Kita tidak bisa bertumpu pada paradigma lama,” ujarnya. (BD)

Selanjutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close