Pendidikan

Lucky Alfirman, Berikan Kuliah Umum di UIN Bandung

BANDUNG, BEDAnews.com –  Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementrian Keuangan (DJPPR-Kemenkeu) RI, Dr. Lucky Alfirman, S.T., M.A., Rabu (17/7/2019) memberikan kuliah umum kepada ratusan Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung.

Kuliah umum bertajug “Sukuk Negara: Bersama Membangun Bangsa”, tersebut digelar di ruangan kuliah umum kampus II Jl. Cimencrang, Panyileukan Kota Bandung.

Menurut Lucky Alfirman, apabila mahasiswa UIN Bandung ingin bersaing dan siap pakai, maka harus menyiapkan ilmu yang benar dan membuat kontribusi yang nyata dilakukan dimulai dari sekarang.

Kami, lanjut Lucky Alfirman, sesegera mungkin tengah menyiapkan infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM) karena dua hal ini tdak bisa di tunda. “Peningkatan SDM dan infrastruktur adalah dua hal harus dilakukan karena itu akan berdimensi panjang,” ujar Lucky Alfirman.

Lebih jauh dikatakannya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk meningkatkan pendidikan, sekarang ini menjadi prioritas. “Didalamnya ada Bidik misi, Bos, Tunjangan Guru dan Dosen, Hak sekolah,” kata Lucky Alfirman.

Dalam kesempatan tersebut, Lucky Alfirman berpesan kepada Rektor, staff serta mahasiswa peserta kuliah umum, untuk mempertahankan momentum pertumbuhan melalui kebijakan pembiayaan syariah dalam APBN.

“Gedung kuliah ini hanya fisik, roduknya SDM kita ingin menghasilkan Mahasiswa dengan kualitas terbaik dan lulusan-lulusan siap pakai, siap bersaing dan siap memberikan kontribusi untuk Negara Indonesia,” pesannya.

Sementara itu, Rektor UIN Bandung Prof. Mahmud menyatakan kebahagiaannya karena sudah merasakan keberkahan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara yang merupakan surat berharga yang diterbitkan oleh pemerintah Republik Indonesia berdasarkan prinsip syariah.

“SBSN berkah sudah dinikmati, Infrastruktur meningkat 84% dari SBSN. Bagi UIN Bandung berkahnya sudah kita nikmati, dapat dilihat empat gedung yang sudah berdiri dan dua gedung lagi yang  sedang dibangun adalah dari SBSN,” ujar Prof Mahmud. (San)

Selanjutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close