HeadlineHukrim

Bahar bin Smith Divonis 3 Tahun Penjara

BANDUNG, BEDAnews.com – Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Klas 1A Khusus Bandung, M Edison menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara kepada Bahar bin Smith.

Bahar terbukti bersalah menganiaya anak dibawah umur sebagaimana diatur dalam dakwaan primair, subsidair dan dakwaan ketiga.

“Mengadili terdakwa terbukti secara sah turut serta merampas kemerdekaan orang di muka umum, menjatuhkan pidana dengan pendajara 3 tahun denda Rp50 juta subsider 1 bulan,” ujar Edison di ruang sidang Gedung Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung, Selasa (9/7/2019)

Vonis tersebut lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa penuntut umum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat. Jaksa, menuntut Habib Bahar agar dihukum enam tahun penjara denda Rp50 juta subsider tiga bulan kurungan.

Dalam pertimbangannya, untuk hal meringankan Habib Bahar mengakui perbuatannya, menyesali perbuatannya dan memiliki tanggungjawab sebagai kepala keluarga.

“Untuk hal memberatkan bagi terdakwa, akibat perbuatan terdakwa mengakibatkan dua orang menjadi korban, merugikan ulama dan para santri di pesantren,” katanya.

Pada dakwaan primair, Habib didakwa pasal 33 ayat 2 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Pasal 333 ayat 1 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Pasal 170 ayat 2 ke 2 KUHP. Pada dakwaan subsider, Bahar didakwa pasal 170 ayat 2 ke 1 KUHP, pasal 351 ayat 2 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Pasal 351 ayat 1 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Pasal 170 ayat 2 ke 1 KUHP. Pasal 351 ayat 2 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dan pasal 80 ayat 2 jo pasal 76 c Undang – undang RI nomor 35/2014 tentang Perlindungan Anak.

Seperti diketahui, Bahar bin Smith didakwa pasal berlapis atas kasus penganiayaan anak di bawah umur Cahya Abdul Jabar dan Muhamad Khoerul Umam Al Mudzaqi.

Penganiayaan dilakukan Habib Bahar bermula saat mendengar salahsatu korban yaitu Cahya mengaku-ngaku sebagai Habib Bahar pada saat di Seminyak Bali kepada panitia acara. Pada 1 Desember 2018 Bahar menginstruksikan anak buahnya membawa Cahya dan Zaki.

Kemudian, keduanya dibawa ke Pondok Pesantren Tajil Alawiyin milik Bahar. Di pondok tersebut, Habib diduga mengintimidasi hingga menganiaya keduanya. [mae]

Tags
Selanjutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close