Politik

Dewan Bahas Potensi Bencana Jabar dengan BNPB

Bandung, BEDAnews.com – Provinsi Jawa Barat merupakan wilayah yang rawan terjadinya bencana alam sehingga dalam penyusunan rancangan peraturan daerah (raperda) tentang perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat No.22 Tahun 2010 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Jawa Barat Tahun 2009-2029, yang saat ini dalam progres pembahasan di DPRD provinsi jawa barat melalui Panitya Khusus (Pansus) VII.

Terkait dengan hal tersebut Pansus VII DPRD Jabar melakukan pembahasan Potensi kebencanaan  Jawa Barat dengan melakukan kunjungan kerja ke ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta.

“Kami berkeinginan serta berkomitmen bahwa perda yang kami susun adalah perda yang memperhatikan aspek tersebut (kebencanaan). dari draft perda yang tengah dikaji Pansus VII, banyak program yang terkait dengan proyek strategis nasional maupun proyek strategis provinsi di kawasan yang diduga memiliki potensi bencana,” ujar Ketua Pansus VII DPRD Jawa Barat Herlas Juniar.

Lebih jauh diungkapkannya. Seperti wilayah Tegalluar yang direncanakan menjadi pusat Pemerintahan Provinsi Jawa Barat namun sering terjadi banjir, minimnya data yang dimiliki sehingga kami meminta input yang utuh, serta masukan dan bimbingan dari BNPB.

Dikatakan Herlas. dari berbagai masukan BNPB pihaknya memiliki gambaran utuh tentang berbagai wilayah di Jawa Barat dari aspek kebencanaan.

“Apakah memiliki potensi bencana yang tinggi atau tidak, kami harus merujuk kepada pihak yang berkompeten dalam hal ini BNPB sehingga memiliki gambaran utuh tentang hal tersebut,” ucap Herlas.

Dengan memperhatikan potensi bencana yang akan timbul, Herlas menekankan perda RTRW yang sedang disusun tentu akan memperhatikan dan beradaptasi dengan potensi yang akan timbul dikemudian hari.

“Ini akan menjadi bagian penting bagi kita dalam menyusun perubahan RTRW dan masukan dari BNPB ini tentu akan menjadi rujukan kita apakah layak atau tidak daerah tersebut dilakukan pengaturan tata ruang,” pungkas Herlas@Her

Selanjutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close