HeadlineHukum

Anggota Peradi Yang Nakal, Bakal Kena Sanksi

BANDUNG, BEDAnews.com,- Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Bandung berkomitmen dalam memberikan penegakan hukum yang adil kepada masyarakat.

Terlebih pihaknya akan secara tegas, memberikan sanksi bagi anggota yang melanggar kode etik profesi tersebut.

“Peradi pada dasarnya perhimpunan profesi, maka harus mengikuti kode etik dalam melaksanakan tugasnya yang berkeadilan di masyarakat,” ungkap Ketua DPC Peradi Kota Bandung, Roely Panggabean disela-sela Silaturahmi Peradi Kota Bandung di Hotel Savoy Homan, Kota Bandung, Jumat (28/6).

Menurutnya dalam menegakan hukum di masyarakat, maka pihaknya terus menguatkan kode etik kepada para anggotanya, yang mencapai hampir 2 ribu di Kota Bandung. 

Dikatakannya jika ada anggotanya yang melanggar kode etik, maka pihaknya akan secara tegas mengadili oleh dewan kehormatan. Ia menegaskan, sudah banyak anggota Peradi yang keluar karena telah melanggar kode etik advokat.

“Kami juga berharap masyarakat dapat melaporkan jika ada anggota Peradi yang berperilaku tidak baik,” katanya.

Roely berharap kedepan advokat dapat bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat, dalam membangun bangsa dan negara. Terlebih dengan berakhirnya pesta demokrasi, dengan keluarnya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) akan Pilpres 2019.

Lebih jauh, pada kegiatan tersebut juga dibagikan santunan kepada 100 anak yatim dan 50 penderita kanker.

“Kami memberikan santunan kepada anak yatim dan penderita kanker, sebagai bentuk kepedulian kepada sesama,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Kegiatan, Radea Respati mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan yang pertama kali, dengan ratusan advokat. Sehingga dapat memperkuat silaturahmi dan persatuan diantara para advokat di Kota Bandung.

“Melalui kegiatan ini maka para advokat di Kota Bandung, dapat semakin bersatu dan memberikan penegakan hukum yang berkeadilan di masyarakat,” tandasnya. [mae]

Tags
Selanjutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close