HeadlineHukum

Bawa Sabu di Celana Dalam, Perempuan Asal Afsel Dibekuk Bea Cukai Bandung

BANDUNG, BEDAnews.com – Petugas Bea Cukai Bandung berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu yang dibawa perempuan berinisial CN (44), warga negara Afrika Selatan di Bandara Husein Sastranagara Bandung.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Barat Saifullah Nasution menerangkan, terungkapnya kasus ini berawal saat petugas melakukan pemeriksaan terhadap CN yang baru saja tiba dari Singapura dengan gunakan pesawat Silk Air, Kamis (20/6).

Penerbangan Silk Air MI 192 rute Singapura-Bandung ini merupakan penerbangan transit dari Bandara Internasional OR Tambo, Afrika Selatan.

‚ÄúSetelah kita melihat manifes penumpang, yang bersangkutan ini belum pernah ke Indonesia. Mengingat jarak Afrika yang cukup jauh, tidak mungkin seseorang datang secara khusus dan mempunyai misi,” kata Saifullah, di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Bandung, Selasa (26/6).

Berdasarkan kecurigaan tersebut, petugas lakukan pemeriksaan kepada perempuan yang bertubuh tambun itu. Meski melalui sinar X tak temukan hasil, petugas meneruskan dengan pemeriksaan badan.

Saat pemeriksaan itulah ditemukan barang yang diduga sabu, yang disisipkan di pakaian dalam pelaku.

“Berdasarkan pemeriksaan badan, didapati tiga bungkus berisi kristal bening seberat 1.595 gram. Setelah kita lakukan narco test, terbukti barang itu merupakan methamphetamine atau sabu,” ujar dia,

Bea Cukai kemudian menyerahkan barang bukti dan tersangka ke Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat guna proses selanjutnya.

Saifullah menyatakan, pengungkapan ini sejalan dengan semangat pemberantasan korupsi yang dicanangkan Persatuan Bangsa-Bangsa. Apalagi, tanggal 26 Juni diperingati sebagai Hari Anti Narkotika Internasional.

“Ini sejalan dengan semangat yang dicanangkan oleh PBB, sehingga bangsa kita bisa terbebas dari narkotika, dan negara kita menjadi lebih besar di masa depan,” ujar dia.

Tersangka sendiri mengaku baru pertama kali datang ke Indonesia. Ia tak menyangkal ada yang menyuruh untuk membawa barang haram tersebut ke negara ini.

“Ini pertama kalinya dan tidak tahu disuruh bawa barang apa. Saya dijanjikan bayaran 45 ribu dollar,” kata CN di hadapan wartawan.

Akibat aksinya, pelaku dijerat Pasal 102 huruf e Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan. Dan, Pasal 113 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dirinya terancam hukuman penjara hingga 20 tahun. [mae]

Tags
Selanjutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close