HeadlinePolitik

GMNI: Rencana Pemekaran Kabupaten Cianjur Selatan, Untuk Kepentingan Siapa?

CIANJUR, BEDAnews.com,- DPRD Kabupaten Cianjur menggelar Rapat Paripurna terkait rencana pemekaran Kabupaten Cianjur Selatan sebagai calon daerah otonomi baru bagi masyarakat Kabupaten Cianjur beberapa waktu lalu.

Informasi yang dihimpun, Ketua Panitia Khusus (PANSUS) DPRD Kabupaten Cianjur tentang pemekaran daerah Cianjur telah dibentuk tinggal menunggu putusan dari eksekutif dan mempersiapkan dokumen-dokumen hasil kajian yang diperlukan untuk terjadinya pemekaran suatu daerah .

Namun, rencana pemekaran Kabupaten Cianjur Selatan ini menuai kritikan dari beberapa elemen mahasiswa diantaranya Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Kabupaten Cianjur.

Ketua GMNI Cianjur, Roni Nurpalah mengungkapkan bahwa untuk dilaksanakannya pemekaran suatu daerah itu dibutuhkan aspek mendasar yang dipersiapkan untuk dilakukannya pemekaran suatu daerah dengan mengacu kepada UU NO 23 tahun 2014 pasal 33 ayat (2) dan (3) tentang pemerintahan daerah.

Sebagaimana yang telah diubah beberapa kali terakhir dengan UU NO 9 Tahun 2015 tentang perubahan atas UU NO 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah kemudian peraturan daerah nomer 78 tahun 2007 tentang tata cara pembentukan, penghapusan dan penggabungan daerah.

“Untuk melakukan pemekaran, percepatan pembangunan suatu daerah itu bukan hanya selesai dalam hal administrasi yaitu persetujuan dari DPRD Kabupaten dan DPRD Provinsi saja, tetapi ada beberapa pertimbangan mendasar yang perlu diperhatikan oleh pemerintah daerah yakni masalah geografis, demografis, keamanan, sosial politik, adat istiadat dan tradisi, potensi ekonomi, keuangan daerah, kemampuan penyelenggara pemerintah,” bebernya.

Roni menambahkan, ketika seluruh persyaratan percepatan pembangunan daerah sudah dilalui dengan beberapa aspek mendasar dan pertimbangan yang matang oleh pemerintah daerah, itu akan berujung kepada apa yang menjadi tujuan positif pemekaran suatu daerah yaitu meningkatkan pelayanan dan mempercepat pembangunan kesejahteraan masyarakat secara umum di suatu daerah.

Akan tetapi, lanjut dia, hal ini bisa berakibat sebaliknya ketika proses pemekaran hanya dijadikan suatu kepentingan segelintir elit penguasa saja yang jelas-jelas tidak membawa kearah kesejahteraan sosial masyarakat.

“Maka dari itu kami GMNI Cianjur sebagai lokomotif of change akan mengawal proses pemekaran Cianjur Selatan ini dengan melakukan pendampingan dan ikut mengkaji beberapa aspek mendasar,” tandasnya. [mae]

Tags
Selanjutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close