Nasional

Gubernur Jabar: Cegah Sampah Masuk Sungai Citarum

BANDUNG, BEDAnews – Kota Bandung akan membangun 16 titik pusat olah organik dan pusat olah daur ulang termasuk juga TPS 3R, hingga nantinya sampah yang sebelumnya berpotensi mencemari sungai bisa diolah.

Menurut Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan kota Bandung, Sopyan Hernadi, 16 titik yang dipersiapkan Pemkot Bandung untuk pengelolaan sampah tersebut bukanlah membangun dari awal, melainkan memanfaatkan tempat pengelolaan sampah yang sudah ada.

“Sebanyak 16 titik itu TPS. Kita optimalkan TPS itu, upgrading yang ada pengolahan sampah. Kalau dihitung 16 titik, biayanya sebesar Rp265 miliar,” jelas Sopyan Hernadi usai mengikuti rapat kordinasi Tindak Lanjut Persiapan dan Usulan Kebutuhan Penanganan Limbah Domestik DAS Citarum, Senin (24/6/2019), di Ruang Rapat Papandayan Gedung Sate. 

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyampaikan, bantuan dari Bank Dunia akan dibagi sesuai proporsi timbunan sampah yang meliputi Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Purwakarta, Karawang, Cianjur dan kabupaten Bekasi.

Bantuan anggaran itu lanjut Gubernur, difokuskan untuk mencegah sampah dari sumber ataupun jangan sampai masuk ke Sungai Citarum. 

“Kalau dirupiahkan minimal Rp50 miliar per kota/kabupaten jadi sumber anggaran bagi pemagangan sampah Citarum. Kita berkomitmen dan optimis lima tahun sampah Citarum akan selesai. Kuncinya mencegah sampah sejak dari rumah,” katanya. (Alief)

Selanjutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close