Regional

Ade Afriandie Plotting Disnakertrans Sebagai Frontline Jabar Juara Lahir Batin

Bandung, BEDAnews – Seratus hari menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat  Drs. M Ade Afriandie, MT.  plotting Disnakertrans untuk menjadi  Organisasi Pearangkat Daerah (OPD) terdepan untuk mewujudkan Jabar juara lahir batin.

Hal ini dikemukakan Ade dalam public ekspose 100 hari kinerjanya setelah dilantik sebagai pejabat Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi  Provinsi Jawa Barat kepada wartawan di kantor Dinasnakertrans Jabar. Jln Soekarno-Hatta Bandung. Rabu (19/6/2019).

Banyak program yang telah mulai dilakukannya yang diorientasikan untuk memenuhi Indikator Kinerja Utama (IKU) Gubernur Jabar 2018-2023, salah satunya adalah menurunnya tingkat pengangguran  di Jabar dari 8,22 % pada September 2018 hingga menjadi 7,1 % pada Agustus  2023.

Meskipun  pada pada Februari 2019 ini angka penggangguran terbuka di Jabar turun ke 7.71 %, tetapi belum merubah Jabar sebagai provinsi paling tinggi penganggurannya.

 Dalam mencapai target tersebut, Disnakertrans Jabar  akan memaksimalkan program milenial juara. “Program ini bertujuan untuk mempersiapkan Jawa Barat yang akan segera masuk ke dalam era Internet of Things dan era teknologi 4.0. Para ahli teknologi telah memperkirakan akan terjadinya pergeseran jenis jabatan kerja yang diakibatkan dari revolusi teknologi berbasis internet,” Ujar Ade.

Lebih jauh diungkapkannya untuk mencapai IKU dan menjawab tantangan secara internal maupun eksternal Ade telah merancang 3 program prioritas  satu diantaranya berdasarkan analisa kebutuhan Internal sementara dua lainnya merupakan program unggulan Provinsi, yakni. 1. Program Smart Nakertrans,  2. Migran Juara seta 3. Milenial Juara.

Program Smart Nakertrans ini  meliputi : 1. Pembenahan pelayanan penyelesaian sengketa hubungan Industrial. 2. Pembenahan sistem Pengawasan. 3. Revitalisasi lembaga Kerjasama. 4. Percepatan Kebijakan Pengupahan dan Reformasi kebijakan Pengupahan. 5. Pembenahan Sistem jaminan Sosial Ketenagakerjaan. 6. Membangun Program Smart Trans  (transmigrasi). 7. Membanguan Layanan Informasi Ketenagakerjaan. 8. Mengembangkan Progranm Khusus Desa. 9. Program Demo Creation of Labour.

Program Migran Juara merupaka  sebuah program Unggulan Provinsi jawa barat dalam periode kepemimpinan 2018-2023. Program ini telah menjadi bagian dari strategi menyerang Disnakertrans Jabar dalam mengurangi tingkat pengangguran terbuka di jabar.

Sementara Program Milenial Juara merupakan program yang bertujuan mempersiapkan Jabar yang akan segera masuk  ke adalam era Internet of things dan era teknologi 4.0.  Yang dikatakan Ade akan menggerus beberapa jabatan dan profesi.

Dengan perkembangan teknologi tersebut, maka banyak jabatan kerja atau profesi yang digunakan saat ini, tidak akan ada lagi pada era mendatang. Namun akan muncul jabatan-jabatan yang baru.

Karena itu pihaknya akan mengaktifkan Komite Pelatihan Vokasi Daerah yang merupakan program Kementerian Tenaga Kerja di daerah. Komite Pelatihan Vokasi Daerah terdiri dari unsur Kemnaker, Disnakertrans, KADIN, APINDO, Perguruan Tinggi dan Lembaga-Lembaga Sertifikasi Profesi.

“Komite ini akan memberikan arahan jenis jabatan era internet of things, skill yang diperlukan, hingga pada jenis-jenis vokasi yang disesuaikan dengan jabatan-jabatan baru tersebut,” Ujarnya. Dalam ekspose 100 hari kinerja ini Ade juga menyampaikan terimakasih, kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta seluruh pejabat, staf ASN dan non asn dilingkungan Disnakertran Jabar yang telah mendukungnya.@hermantz  

Selanjutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close