Hukum Kriminal

Idul Fitri, Muhammad Nazaruddin Mendapat Remisi Khusus

BANDUNG, BEDAnews.com – Terpidana kasus korupsi wisma Atlet SEA Games Muhammad Nazaruddin mendapat remisi khusus Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah.

Mantan bendahara Partai Demokrat ini mendapat remisi khusus selama dua bulan

Selain Nazarudin, 128 terpidana tindak pidana korupsi (Tipikor) penghuni Lapas kelas 1 Sukamiskin juga mendapat remisi.

Kalapas Sukamiskin, Tejo Harwanto, mengungkapkan Nazaruddin mendapat remisi tahun ketujuh yang diterima Nazaruddin.

“Satu tahun bisa menerima dua kali, artinya Nazaruddin menerima remisi yang ke-14,” kata Tejo, kepada wartawan, Rabu (5/6/2019).

Mantan pejabat yang menjadi narapidana kasus korupsi dan mendapat remisi, tercatat hanya Nazaruddin. Sedangkan Setya Novanto, Zumi Zola, Dada Rosada, dan Anas Urbaningrum, tidak mendapat remisi.

Sebelumnya Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat, Abdul Aris mengungkapkan narapidana tipikor yang mendapat remisi khusus Lebaran tahun ini dipotong masa tahanan dengan jumlah bervariasi yakni 15 hari, satu bulan 15 hari, hingga dua bulan

“Setidaknya sebanyak 4.277 narapidana mendapatkan remisi khusus. Dari ribuan narapidana yang mendapat remisi khusus itu,” terang Aris, Selasa(4/6/2019).

Selain 50 orang narapidana kasus Tipikor, juga ada 22 orang narapidana kasus terorisme, 4.181 orang narapidana kasus narkotika, dua orang narapidana kasus ilegal fishing.

“Trafficking ada 14 orang dan pencucian uang ada delapan,” kata Aris.

Sementara itu, narapidana di seluruh Jawa Barat yang mendapat remisi Lebaran 2019 total sebanyak 13.536 orang. Sedangkan sebanyak 212 narapidana dari jumlah total itu mendapat remisi langsung bebas.

Dikatakan Aris, untuk narapidana yang mendapat remisi Lebaran 2019 dan dinyatakan langsung bebas itu merupakan narapidana yang masa tahanannya tinggal sebentar lagi. Sehingga, saat mendapat remisi, masa hukuman narapidana itu langsung habis.

Aris menambahkan, setidaknya tercatat ada 24.730 narapidana dan tahanan yang dibina di 33 rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan di Jawa Barat. [mae]

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close