Regional

14.9 Juta Orang Jabar Akan Mudik Tahun Ini

BANDUNG, BEDAnews – Musim mudik  tahun ini diperkirakan jumlah pemudik akan mencapai 14,9 juta orang dan sekitar 89 persen dari Jabodetabek diantaranya akan menuju ke arah Timur atau melintas dan masuk Jabar , sisanya sebanyak 11 persen ke arah Banten.

Demikian disamnpaikan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat. Hery Antasari kepada wartawan dalam kegiatan Jabar Punya Informasi atau Japri dengan tema Arus Mudik 2018, di Gedung Sate Bandung, Selasa (21/5/2019).

“Meskipun jumlah pemudik bertambah, diperkirakan arus lalu lintas akan lebih lancar karena Jalan Tol Trans Jawa sudah beroperasi seluruhnya tahun ini. Jalur pantura, jalur tengah, dan Selatan Jabar pun berkondisi baik dengan pengamanan yang baik,” Ujanya.

Dikatakan Hery. Musim mudik kalai ini Dishub Jabar mencatat ada sekitar 50 titik rawan kemacetan yang tersebar di sepanjang ruas jalan di wilayah itu. Ruas jalan tersebut biasanya digunakan pemudik saat akan pulang ke kampung halamannya.

“Titik krusial kemacetan tersebut ada di wilayah jalur Pantai Utara Jabar yakni terdapat 20 titik rawan macet yang diakibatkan aktivitas lokal seperti pasar tumpah,  untuk wilayah jalur tengah atau Bandung Raya titik kemacetan diperkirakan akan terpusat di wilayah Cileunyi, Nagrek, Limbangan, dan Malangbong,” ujarnya.

Sementara Dinas Bina Marga Jabar yang diwakili Kepala Bidang Pemeliharaan dan Pembangunan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat Agus Hendrarto, menyebutka pihaknya menyiapkan 108 alat berat untuk mengantisipasi longsor atau musibah lainnya selama arus mudik dan balik Lebaran 2019.
 

“Kami telah menyiapkan beberapa posko pengamatan. Total ada 41 posko di ruas jalan nasional dan provinsi. Kemudian kami juga menyiagakan 108 alat berat untuk mengantisipasi longsor selama arus mudik balik berlangsung,” ujarnya.

Disebutkannya. Secara umum, ruas jalan provinsi milik Pemprov Jabar siap dilalui kendaraan pemudik. Alhamdulillah kemantapan jalan provinsi sudah mencapai 98 persen lebih.

Ditambahkannya, namun masih ada beberapa titik yang kondisinya bergelombang karena faktor usia kontruksi jalannya dan pihaknya saat ini sedang melakukan perbaikian di ruas jalan yang bergelombang tersebut.@hermanto

Selanjutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close